LIMA PULUH KOTA - Pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2024 yang merupakan salah satu rangkaian dari proses penyusunan RKPD tahun 2024 dilakukan secara _hybrid_ dan diikuti lebih kurang 250 peserta.
Prioritas Rencana Pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2024 kembali diarahkan kepada peningkatan sumber daya manusia yang didukung dengan pembangunan infrastruktur dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya daerah. Prioritas daerah selanjutnya adalah mewujudkan
visi, misi dan agenda prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam (RPJMD) Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2021-2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2024, Kamis (09/03/2023) di Aula Kantor Bupati, Sarilamak.
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPDtahun 2024 merupakan salah satu rangkaian dari proses penyusunan RKPD tahun 2024. Sebelumnya telah dilalui pelaksanaan Musrenbang nagari, Forum Konsultasi Publik, Musrenbang kecamatan, dan Forum Perangkat Daerah. "Perencanaan pembangunan di tahun 2024 ini merupakan rancangan pembangunan tahun ketiga yang disusun dalam RPJMD tahun 2021-2026 dalam rangka menyukseskan visi dan misi daerah yaitu Mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani Beradat Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," ujarnya. Selanjutnya Ia mengatakan, peningkatan prestasi telah ditunjukkan jajaran Pemkab Limapuluh Kota, diantaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,04% termasuk yang tertinggi di Sumatera Barat, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia menyentuh angka 70,28 atau dengan kategori tinggi, untuk angka masyarakat miskin ada di 6,59 % serta sejumlah prestasi lainnya. Namun, Bupati Safaruddin meminta kepada seluruh stakeholder untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan prestasi dalam mendukung terwujudnya visi daerah. Bupati Safaruddin mengungkapkan, untuk menyukseskan pembangunan daerah tahun 2024 diperlukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi antara pelaku pembangunan baik itu disisi pemerintah, swasta dan masyarakat di daerah, sehingga akan terjadi pembangunan yang berkelanjutan, terpadu dan terarah untuk jangka panjang.
Sementara itu, Kepala Bapelitbang Gusdian Laora dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penyampaian program prioritas pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2024 sebagai salah satu panduan dalam menyamakan persepsi dan pemahaman bersama. Kemudian Ia menjelaskan, Musrenbang menjadi salah satu rangkaian dari proses penyusunan RKPD, yang telah dilakukan melalui sejumlah tahapan, dimulai dari Musrenbang nagari, forum konsultasi publik, Musrenbang kecamatan, dan forum OPD. (Do)
Editor :






