IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Penyuluh Pertanian Harus Tingkatkan Profesional dan Kapasitas Diri

Bupati H. Khairunas bersama Ketua DPRD  Zigo Rolanda foto bersama usai menghadiri Musda Pehiptani dan Pengukuhan Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Solok Selatan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (8/3/2023). foto Diskominfo Solsel
Bupati H. Khairunas bersama Ketua DPRD Zigo Rolanda foto bersama usai menghadiri Musda Pehiptani dan Pengukuhan Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Solok Selatan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (8/3/2023). foto Diskominfo Solsel
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Padang Aro - Penyuluh pertanian merupakan pasukan terdepan (infanteri) dalam upaya peningkatan produktivitas petani, baik dari segi motivasi, peningkatan pengetahuan, hingga pendampingan para petani. Dengan perannya tersebut, petani dituntut untuk menguasai keterampilan pertanian yang lebih luas dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam pembukaan Musda Pehiptani dan Pengukuhan Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Solok Selatan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (8/3/2023).

"Para penyuluh terlebih dahulu harus menguasai keterampilan dalam pengelolaan usaha pertanian secara luas seperti bercocok tanam, berternak, perikanan bahkan dari penyediaan sarana prasarananya, pengolahannya, pemasarannya hingga memahami berbagai teknologi pertanian terbaru," katanya

Pasalnya saat ini masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi seperti banyak petani yang belum menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan masih menggunakan cara bertani tradisional yang masih rendah tingkat produksinya. Selain itu juga masih banyak petani yang masih belum memahami hilirisasi dari produk pertanian.

Untuk itu Bupati mengharapkan para penyuluh harus terus berupaya untuk meningkatkan kompetensinya untuk bisa melakukan tugasnya dengan maksimal.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain itu juga dibutuhkan peran serta dari stakeholder terkait lainnya di lingkup pertanian, termasuk Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) untuk menjalankan program pembangunan pertanian dengan lebih baik mengambil peran strategis dalam menjalankan program penyuluhan agar bisa dilaksanakan dengan cepat terserap, lebih efektif, dan efisien serta adaptif di masyarakat.

Saat ini sektor pertanian dan peternakan merupakan sektor dominan yang memberikan kontribusi yang besar terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Solok Selatan, menyumbang 25% dari total PDRB.

Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda saat itu berharap agar para penyuluh pertanian memberikan arahan kepada petani terkait manajemen pertanian yang benar, maju, mandiri, dan modern.

Selain itu terkait distribusi pupuk juga perlu kita awasi bersama.

''Hati-hati dengan pupuk palsu, yang bahkan dijual dibawah harga subsidi. Jangan tergiur dengan harga pupuk yang murah. Untuk itu, dengan adanya pengurus Perhiptani yang baru diharapkan hal-hal tersebut bisa menjalankan amanah sesuai dengan yang diharapkan,'' imbuh Zigo. Relis (AA)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH