"Pada Inacraft 2023 kita menyertakan dua IKM yaitu kerajinan sulam dan bordir Tirai Salingkuang, Koto Tangah Simalanggang dan Gallery Evi Songket Halaban..," ujar Kadisnaker Anharmen.
Inacraft 2023 merupakan pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event ini bertujuan sebagai wadah promosi produk-produk kerajinan lokal untuk meraih peluang pasar domestik dan membuka peluang pasar internasional sebagai komoditi ekspor ke mancanegara di mana pada tahun ini peranan pameran untuk membangun kembali semangat para UKM Kerajinan bangkit menuju pemulihan ekonomi nasional sekaligus menjadi etalase produk-produk kerajinan Indonesia terbaru dan berkualitas. Dengan tema tetap "From Smart Village to Global Market", INACRAFT ke--23 diikuti 1.118 UKM peserta mengisi 1.200 booth yang terdiri dari 904 anggota ASEPHI, 214 Non Anggota, dan 61 peserta binaan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN dan Kementerian Hukum dan HAM, 35 BUMN, 255 peserta binaan Dinas/Dekranasda dan dihadiri visitor/tamu khusus internasional. (Do)
Editor :






