Dan untuk kemiskinan ekstrim, Rida kembali mengajak niniak mamak dan Bundo Kanduang agar dapat merangkul dan membimbing anak kemenakan agar bisa memiliki kemampuan dan keahlian yang berguna bagi mereka dalam kesehariannya.
"Ayo, dengan bergerak dan bekerja bersama kita bawa kota Payakumbuh agar dapat bebas dari Stunting, inflasi yang terjaga dan kemiskinan ekstrim bisa dientaskan pada tahun 2024 mendatang," ajak Rida dengan semangat.
Mendengar atas apa yang disampaikan Pj. Walikota Payakumbuh itu, Ketua LKAAM kota Payakumbuh YB, Dt. Parmato Alam ucapkan terimakasih serta bersyukur telah dapat untuk diajak ikut berperan aktif dalam membangun kota Payakumbuh secara bersama.
Sembari mengulang atas apa yang disampaikan Pj. Walikota payakumbuh tadi, ketua LKAAM kota payakumbuh yang juga merupakan anggota DPRD Kota payakumbuh itu ungkapkan atas kesiapan dari LKAAM dan para pemangku adat se-kota payakumbuh atas permintaan dari orang nomor satu di lingkup pemerintah kota payakumbuh itu.
Diakhir penyampaiannya, Ketua LKAAM kota Payakumbuh itu ungkapkan bahwa ia sebelumnya sudah berbincang lebih lanjut bersama (Pj. Walikota Payakumbuh) terkait rencana dibangunnya gedung museum adat di kota Payakumbuh, dimana nantinya hal ini akan terealisasi pada anggaran perubahan, dan dengan berdirinya musuem ini maka untuk kantor dan sekretariat dari KAN dan LKAAM akan berada di satu lokasi, sehingga kedepannya dalam menjalani kerja untuk kemajuan adat dan budaya ranah Minang terutama kota Payakumbuh dapat berjalan dengan maksimal," tukas YB. Dt. Parmato Alam. (Do)
Editor :






