IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Ajak Besinergi, Pj. Walikota Undang Lembaga dan Pranata Adat se-Kota Payakumbuh

Pj Wako Rida Ananda bersama pengurus LKAAM Payakumbuh di pendopo Rumah Dinas Walikota Payakumbuh,selasa (28/02/2023) Foto : Dok Niko
Pj Wako Rida Ananda bersama pengurus LKAAM Payakumbuh di pendopo Rumah Dinas Walikota Payakumbuh,selasa (28/02/2023) Foto : Dok Niko
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH — Maaf, di karnakan tempat (pendopo rumah dinas walikota) ini kecil, maka saya hanya bisa mengundang masing-masing perwakilan dari lembaga dan pranata adat se-kota Payakumbuh untuk bisa kita saling berailaturahim dan bercengkerama serta bertukar informasi untuk dapat besinergi membangun kota Payakumbuh lebih maju dan terdepan," ungkap Penjabat (Pj) Walikota Payakumbuh Rida Ananda mengawali sambutannya, Selasa (28/2/2023).

Terlihat dalam kesempatan itu, Pj. Walikota Payakumbuh turut memboyong Plt. Sekretaris Daerah, Asisten III bidang administrasi umum dan kepala OPD teknis untuk ikut serta dalam kesempatan silaturahim bersama Ketua LKAAM YB. Dt. Parmato Alam, pengurus Bundo Kanduang kota Payakumbuh serta pengurus KAN dan Bundo Kanduang se-kota Payakumbuh.

Setelah dengan dibranding nya kota Payakumbuh menjadi city of Randang, Pj. Walikota mengungkapkan jika identitas kota Payakumbuh tersebut sudah diakui oleh pemerintah pusat. Dan untuk mendukung serta mengembangkan branding city of randang itu, Rida katakan jika Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh sudah menyusun program yang akan melibatkan peran serta dari para pemangku adat se-kota Payakumbuh.

"Mari kita bergandeng tangan untuk dapat secara bersama dalam mensukseskan program city of Randang ini," pinta Rida kepada seluruh pemangku adat se-kota Payakumbuh yang hadir.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di lingkup pemerintah kota Payakumbuh tersebut sampaikan keprihatinannya terhadap telah mulai terkikisnya budaya serta adat yang sudah turun temurun dijaga dari para generasi keturunan ranah Minang terdahulu, tentu adat dan budaya ranah Minang yang sudah kita junjung tinggi ini jangan sampai hilang ditelan masa, dan mari kita "sacaro basamo untuak baliak" aktif dalam menggalakkan program dan kegiatan pada lembaga adat guna melestarikan serta memperkenalkan lebih luas lagi adat istiadat ranah Minang ke dunia luar," ajak Rida.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dengan dilaksanakan pertemuan guna mempererat silaturahim itu, Pj. Walikota Payakumbuh mengajak para pemangku adat untuk dapat saling bergandeng tangan dalam membangun kota Payakumbuh menjadi lebih maju dan semakin terdepan.

Tidak lupa, orang nomor satu di lingkup pemerintah kota Payakumbuh itu turut mengungkapkan bahwa saat ini baik dari pemerintah pusat hingga daerah sedang menjalankan tiga program utama, yakni pengentasan kemiskinan ekstrim, pengendalian inflasi serta menurunkan angka Stunting.

"Untuk dapat mensukseskan ketiga program ini juga tentunya kami (Pemko Payakumbuh) tidak bisa menjalankannya sendiri, kami sangat butuh peran aktif niniak mamak dan Bundo Kanduang dalam hal ini," ujar Rida.

Agar dapat terjaganya inflasi daerah, Rida mengajak serta menghimbau agar bisa memanfaatkan dan memaksimalkan pekarangan dan lahan yang kosong untuk ditanam sayur atau tanaman pokok yang dibutuhkan dalam keseharian.

"Untuk penanganan stunting, kita (Pemko Payakumbuh) sudah membuat program orang tua asuh serta juga telah dilakukan kerjasama dengan KUA guna memberikan pendidikan dini kepada setiap catin agar nantinya dapat menghindari memiliki anak yang terindikasi atunting," ungkap Rida.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH