IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dugaan Korupsi Asabri, Menteri BUMN Erick Thohir Tunggu Audit BPK

Menteri BUMN Erick Thohir. Net
Menteri BUMN Erick Thohir. Net
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Heboh dugaan korupsi di tubuh Asabri ditanggapi Menteri BUMN Erick Thohir. Ia menyatakan hingga kini masih menunggu laporan audit mengenai PT Asabri (Persero) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepada pada wartawan ketika ditanya mengenai masalah yang membelit perusahaan asuransi tersebut, Erick mengatakan belum siap memberikan pernyataan lebih lanjut karena memang belum mendalaminya.

"Kita tunggu saja. Saya belum siap bicara soal Asabri karena belum tahu," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/1/2020) dikutip dari bisniscom.

Sebagai informasi, pada 2019, saham-saham yang menjadi portofolio Asabri berguguran. Bahkan, penurunan harga saham dapat mencapai sekitar 90 persen sepanjang tahun berjalan.

Nasib portofolio Asabri lainnya terbilang malang, karena menurun hingga dua digit. Dikutip dari situs perusahaan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian, menurut jenis usahanya PT Asabri (Persero) merupakan asuransi jiwa. Seluruh sahamnya dimiliki oleh negara yang diwakili Menteri BUMN selaku pemegang saham atau RUPS berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41/2003.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu, menurut sifat penyelenggaraan usahanya, Asabri bersifat sosial. Sehingga, dapat dikatakan bahwa Asabri adalah perusahaan asuransi jiwa yang yang bersifat sosial yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan UU dan memberikan proteksi (perlindungan) finansial untuk kepentingan Prajurit TNI, Anggota Polri, dan PNS Kementerian Pertahanan/Polri.

Asabri adalah perusahaan asuransi jiwa bersifat sosial yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan undang-undang dan memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri. Berdasarkan keterbukaan data Bursa Efek Indonesia, beberapa portofolio saham yang ditempatkan oleh Asabri tercatat memiliki nilai kinerja yang menurun.

Tiga dari beberapa saham yang diinvestasikan Asabri yakni PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) dengan kepemilikan Asabri sebesar 15,57 persen, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dengan porsi 5,26 persen, dan PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) dengan porsi 5,44 persen.

(MR)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH