IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dihadiri Pj Wako Rida Ananda, Kenagarian Sungai Durian Baralek Gadang

Pj Wako Rida Ananda foto bersama Niniak Mamak Kenagarian Sungai Durian Lampasi, minggu(04/12) Foto : Dok Do
Pj Wako Rida Ananda foto bersama Niniak Mamak Kenagarian Sungai Durian Lampasi, minggu(04/12) Foto : Dok Do
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Disamping itu Pemko Payakumbuh juga terus menjaga seni, budaya, dan tradisi yang berkembang di Kota Payakumbuh, dengan mengusulkannya sebagai warisan budaya tak benda.

"Saat ini, empat dari 19 warisan budaya tak benda dari Sumatera Barat yang diakui oleh kementerian Pendidikan dan kebudayaan berasal dari Kota Payakumbuh, diantaranya:

Tenun Koto Nan Godang, tikuluak talakuang, tikuluak kompong dan talempong Sikatuntuang," terangnya.

Rida juga mengharapkan sinergitas antara Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan seluruh elemen adat dapat semakin kuat dengan Pemko Payakumbuh untuk memajukan dan memakmurkan kehidupan masyarakat di Kota Payakumbuh ini.

Apalagi saat ini tengah dihadapkan kepada persoalan ekonomi yang cukup sulit dengan tingginya angka inflasi. Hal tersebut juga membuat bertambahnya angka kemiskinan di Payakumbuh. Belum lagi masalah stunting yang saat ini juga menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat.

"Oleh karena itu, kami berharap para Pangulu dan niniak mamak serta bundo Kanduang yang tergabung dalam kerapatan adat nagari, turut serta berpartisipasi mengatasi masalah kemiskinan dan menekan angka stunting di Nagari kita masing-masing," harapnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dalam konteks adat, Rida teringat dengan keberadaan Rangkiang tempo dulu. Rangkiang didepan rumah gadang adalah lumbung pangannya kaum atau nagari. Keberadaan rangkiang bisa menjamin kecukupan pangan bagi anggota kaum.

"Pada era modern ini, mari kita hidupkan kembali rangkiang. Rangkiang dalam artian fungsi bukan dalam artian fisik. Dengan begitu kita harapkan tidak ada warga Payakumbuh yang kekurangan pangan dan ujungnya bisa mengentaskan kemiskinan didaerah kita," ucapnya.

"Semoga nagari Sungai Durian bisa menjadi pilot project dalam revitalisasi fungsi rangkiang untuk pengentasan kemiskinan berbasis nagari," tutupnya.

Sementara itu ketua panitia pelaksana alek batagak panghulu Asril Dt. Parapatiah mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan Pemko Payakumbuh untuk suksesnya acara Baralek Batagak Panghulu Nagari Sungai Durian tahun 2022.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH