IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tim Pengabdian Kimia UNP Latih Warga Pauh Buat Eco Enzyme Sebagai Disinfektan Alami

Tim Pengabdian dan peserta foto bersama usai pembekalan materi pelatihan.
Tim Pengabdian dan peserta foto bersama usai pembekalan materi pelatihan.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Tim Pengabdian Jurusan Kimia FMIPA UNP berdayakan kaum ibu yang tergabung dalam kelompok majelis taklim di Kelurahan Lambung Bukit Kecamatan Pauh Kota Padang Provinsi Sumbar.

Menurut Ketua Tim Pengabdian, Hesty Parbuntari, M.Sc, Sabtu (20/8/2022), kegiatan pemberdayaan dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan eco-enzyme sebagai alternatif disinfektan alami. Pelatihan dilakukan dengan cara penyampaian materi dan dilanjutkan dengan praktek yang dimulai tanggal 23 Juli 2022 lalu.

Disebutkan Hesty, materi pelatihan disampaikan Sisca Alicia Farma, S. Pd., M.Biomed. Materi yang disampaikan berupa pembuatan eco-enzyme sebagai disinfektan alami di masa covid-19 dari limbah sampah rumah tangga, seperti limbah kulit buah jeruk, nanas dan lainnya.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-narasumber-memberikan-pelatihan-eko-enzym-di-pauh_foto1_210822073112.jpegNarasumber sedang memberikan materi pelatihan.

"Bahan dari limbah rumah tangga ini kemudian bisa dimanfaatkan untuk membuat eco-enzyme ditambahkan dengan gula merah, air sesuai perhitungan yang sudah ditetapkan, yaitu 1:3:10 ( 1 bagian untuk gula, 3 bagian untuk sampah organik, dan 10 bagian untuk air). Jika ingin variasi keharuman hasil eco-enzyme bisa ditambahkan dengan tumbuhan pewangi dll," sebut Sisca.

Usai penerimaan materi, kemudian dilakukan praktek pembuatan eco-enzyme yang dilakukan ibu-ibu majelis taklim tersebut yang berjumlah 23 orang tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kegiatan ini akan terus dipantau hingga 3 bula ke depan sejak pelatihan dilakukan, sehingga hasil yang didapat nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan untuk disinfektan, minimal digunakan dalam keluarga," tambah Sisca.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-pemberian-doorprize-kepada-peserta_foto2_210822073113.jpegPemberian doorprize ke peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terhadap penyampaian materi.

Lantas bagaimana respon peserta. Hesty menyebutkan, peserta tampak antusias. Karena dari pelatihan pembuatan eco enzyme mereka dapat ilmu yang bermanfaat. Selama ini sisa makanan dan sampah hanya dibuang dikali atau sungai, namun setelah melakukan pelatihan ini sisa makan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lagi seperti disinfektan alami, sabun cuci piring dan pembersih rumah.

Tim pengabdian sendiri berisikan Hesty Parbuntari, M.Sc.(Ketua Tim) dengan beranggotakan, Dra. Sri Benti Etika, M.Si., Dwi Finna Syolendra, S.Pd., M.Pd., Mahmud, M.Pd. (MR)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH