IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bikin Bangga! Pelukis Muda Solsel Ramaikan Pameran Seni Rupa PKD Sumbar 2021

Hannan Habibillah Azyanu Azhar (10 th) peserta cilik Festival Merawat Ingatan Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat di apit Direktur pembinaan dan Lembaga Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Yudi Wahyudin (kanan) dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti (kiri) dan paling kiri kurator Nessya Fitriyona foto bersama saat pembukaan pameran seni dan instalasi di Galeri Taman Budaya Sumbar Jumat malam 1/10/21) lalu. Foto : Muharyadi
Hannan Habibillah Azyanu Azhar (10 th) peserta cilik Festival Merawat Ingatan Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat di apit Direktur pembinaan dan Lembaga Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Yudi Wahyudin (kanan) dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti (kiri) dan paling kiri kurator Nessya Fitriyona foto bersama saat pembukaan pameran seni dan instalasi di Galeri Taman Budaya Sumbar Jumat malam 1/10/21) lalu. Foto : Muharyadi
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Siapa sangka dari puluhan peserta pameran Seni Rupa dan Instalasi pada Festival "Merawat Ingatan" Pekan Kebudayaan Derah (PKD) Sumatera Barat di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro 31 Padang 1 sd 5 Oktober 2021 terdapat nama Hannan Habibillah Azyanu Azhar (10 th), bocah kelas VI 6 SDIT Marhamah Muara Labuh, Solok Selatan, Sumbar yang karya lukisnya lolos seleksi tim kurator dan ikut meramaikan karya yang terpajang.

Bahkan Direktur pembinaan dan Lembaga Kebudayaan Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI, Yudi Wahyudin dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Gemala Ranti, mengetahui usia bocah ini merasa kaget, bukan hanya usianya tapi karyanya yang lolos seleksi Nessya Fitriyona dan Yusuf Fadli Yaser selaku tim kurator sangat menarik sekali.

Karya yang lolos seleksi dan turut mendampingi peserta yang lain ini menurut pertimbangan tim kurator diantaranya Hannan semikian panggilan akrabnya merupakan peserta yang lolos seleksi open call berusia paling muda mewakili lintas generasi dengan penggarapan karya yang tuntas dan apik, ujar kurator pameran seni rupa dan instalasi Festival "Merawat Ingatan" PKD, Nessya Fitriyona Nessya Fitriyona memberi penjelasan

Kemudian konsep karyanya sesuai dengan tema yang ditawarkan. Karena jarang sekali bahkan sulit ditemui se usia Hannan yang bisa serius berkarya apalagi mengikuti seleksi melalui open call. Dan penggarapan karyanya juga dengan warna warna yang cerah bergaya dekoratif, serta ekspresi yg jujur dan ekspresi tampak pada karyanya, ujar, Nessya Fitriyona lagi.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-lukisan-kekayaan-rempah-negeriku-karya-pelajar-sd_foto1_031021111133.jpeg

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Lukisan Hannan Habibillah Azyanu Azhar "Kekayaan Rempah Negeriku", 96,5x 77 cm, spidol, akrilik, crayon di atas kertas peserta paling cilik Festival Merawat Ingatan Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat 1-5 Oktober 2021 di Galeri Taman Budaya Sumbar. Foto : Muharyadi

Kedua orang tuanya Zulmi Aryani (46 th) seniman batik 1000 rumah gadang Muara Labuah Solok Selatan (ibu) dan Letkol Purn. Ibnu Azhar Sodiq mantan pilot dari Penerbangan Angkatan Darat (ayah) itu saat mendampingi pembukaan kegiatan Festival "Merawat Ingatan" Pekan Kebudayaan Derah (PKD) Sumatera Barat di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro 31 Padang, Jumat 1/10/21, menyebutkan, ia tidak menyangka kalau Hannan bisa lolos mengikut kegiatan bertaraf nasional ini.

Sejak mendapat undangan via WatsApp beberapa bulan sebelumnya, Hannan terus berlatih berkarya dengan beragam eksplorasi bahan yang digunakan. Kami berdua cukup menjadi juri dan tim penilai yang baik saat Hannan berkarya di kediamannya Muara Labuah Solok Selatan, tutur Zulmi Aryani yang setahun sebelumnya bermukim dan berkarya batik 1000 rumah gadang di Semarang, Jawa Tengah menambahkan.

Hannan sendiri saat diminta komentar perihal kekaryaannya, menyebutkan, saya berulangkali membaca petunjuk festival dan tema yang diangkat untuk kemudian dibuat karyanya. Ya alhamdulillah omm akhirnya saya memberanikan diri untuk membuat karya yang saya beri judul "Kekayaan Rempah Negeriku", 96,5x 77 cm, spidol, akrilik, dan crayon di atas kertas dan ternyata lolos, ujar Hannan sambil tersenyum. (Muharyadi)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH