"Bagus, jika ada penambahan kursi. Terpenting itu tempat mencuci dan pengeringan, sebab tidak semua bisa pindah apalagi mereka yang punya riwayat pen besi di tubuhnya," jelasnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dia berharap Masjid Raya Sumbar menjadi percontohan ramah disabilitas bagi fasilitas ibadah di Sumbar. Sehingga disabilitas tidak merasa diskriminasi di rumah ibadah. (ZS/MR)Baca juga: Diskusi Suara dari Bumi Sumatera, Soroti Krisis Iklim, Konflik Energi dan Pembangunan Lokal
Editor : Berita Minang







