Ia menemukan banyak perubahan yang terjadi pada lanskap Minangkabau itu dari waktu ke waktu. Sebagian ada yang kurang menggembirakan bahkan ada yang membuat perasaan sedih dan terenyuh.
"Banyak yang berubah dan banyak yang hilang. Semua terekam dalam karya ini," katanya.
Namun ia mengatakan pameran yang digelar hanya bagian awal, pembuka dari serial diplomasi Kebudayaan Minangkabau yang penuh dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Ia mengajak semua pihak untuk meneruskan upaya menggali nilai-nilai itu untuk doperkenalkan kepada generasi muda Minang dan dunia. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Penulis / Wartawan: Marjeni Rokcalva
Editor: Berita Minang
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Marjeni Rokcalva dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Berita Minang sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





