"Penetapan level ini murni untuk kesehatan melindungi kita semua dari penyebaran Covid-19. Untuk itu, perlu kesadaran masyarakat bahwa dampak Covid-19 ini sangat luar biasa terhadap berbagai sektor baik kesehatan, dan ekonomi masyarakat," harap Erman Safar.
Lebih lanjut Erman Safar berharap dengan kesadaran yang tinggi dari masyarakat untuk mematuhi prokes. Diperlukan kerja sama semua pihak agar kota Bukittinggi turun menjadi level 2, kalau bisa level 1. Sehingga bisa longgar, masyarakat beraktivitas seperti sekolah dibolehkan tatap muka penuh, dan aktivitas bisnis sudah bisa longgar.
"Selama PPKM semua objek wisata di tutup dan berdampak pada penerimaan daerah rata-rata 125 juta per hari dengan pengunjung 5 ribu sampai 6 ribu setiap hari," jelas Erman Safar.







