Ketua PMI Padang Panjang Bekali Relawan Damkar Pengetahuan Pertolongan Pertama

Ketua PMI Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran di Aula Hotel Aulia, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
Ketua PMI Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran di Aula Hotel Aulia, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Relawan pemadam kebakaran perlu memiliki keterampilan pertolongan pertama untuk membantu korban sebelum mendapatkan penanganan medis. Pengetahuan tersebut menjadi salah satu materi yang disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran melalui Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran di Aula Hotel Aulia, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Marjulas Sabri serta Sekretaris Satpol PP dan Damkar Hervita Nandasari. Pembekalan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

Dalam pemaparannya, Ny Maria menekankan, relawan pemadam kebakaran merupakan salah satu unsur yang dapat berada di garis depan ketika terjadi musibah di tengah masyarakat. Karena itu, selain memahami pencegahan dan penanggulangan kebakaran, relawan perlu menguasai dasar-dasar pertolongan pertama.

Materi yang diberikan meliputi prinsip dasar pertolongan pertama, penilaian keamanan lokasi kejadian, pemeriksaan awal kondisi korban, penanganan luka dan perdarahan, pertolongan kepada korban pingsan, serta langkah awal menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.

Peserta juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri dan lingkungan sebelum memberikan pertolongan. Relawan perlu memahami batas kemampuan dan kompetensinya agar tindakan yang dilakukan tidak menambah risiko bagi diri sendiri maupun memperburuk kondisi korban.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
“Ketika terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Relawan tidak hanya dituntut sigap dalam membantu penanganan kebakaran, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dasar memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara PMI dan relawan pemadam kebakaran penting untuk membangun masyarakat yang tangguh, tanggap, dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan sesama.

Melalui kegiatan pembentukan dan pembinaan ini, para relawan diharapkan semakin siap menjalankan peran dalam pencegahan kebakaran, membantu penanganan keadaan darurat sesuai kapasitasnya, serta memberikan pertolongan awal secara aman sebelum bantuan medis tiba. (cigus/lex)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH