"Jika ada pertanyaan Itu kan di Jawa, bukan di Payakumbuh ?
Emang sejauh apa sih pulau Jawa itu, gak nyeberang samudra juga.Pada Pekan Kemaren ini saja 3 kota di Sumbar diberlakukan PPKM darurat kok, artinya ada peningkatan kasus yang signifikan. Apa tidak cukup untuk membuat kita waspada?," Ujar Henny di beranda Facebooknya.
"Tolong pikirkan juga orang lain yang tidak seberuntung anda. Berapa banyak yang kehilangan saudara, bahkan beberapa orang sekaligus dalam waktu yang berdekatan. Pikirkan juga nakes yang sudah kelelahan, banyak yang terpapar dan bahkan tidak sedikit yang meninggal dunia.
Saat kondisi darurat Pandemi Covid 19 kesehatan dan nyawa manusia lebih diprioritaskan. Bukan berarti pendidikan tidak penting, tapi untuk saat ini peran orang tua sebagai penanggung jawab utama pendidikan anaknya harus lebih diperkuat lagi.
"Jadi yang perlu dipahamkan orang tuanya, bagaimana anak tetap bisa belajar walau daring, sebagai orang tua kita harus berinovasi dan membuat pembelajaran dirumah menjadi lebih menarik, agar proses belajar mengajar tetap terlaksana meski hal tersebut dilakukan dari rumah," Terang Henny
"Urusan covid tidak akan selesai hanya oleh pemerintah, tapi butuh dukungan dan kerjasama kita semua. Urusan covid juga tak cukup diselesaikan dg bertawakal saja, karna Allah pun memerintahkan kita untuk berikhtiyar dengan ilmu pengetahuan dan teknologi," Pungkasnya.
Kuncinya, semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan, dengan menerapkan 6M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, nengurangi mobilitas dan mengikuti vaksinasi covid 19).
( Yusrizal)
Editor : Marjeni Rokcalva






