IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dilema Sekolah Tatap Muka Kala Pandemi COVID-19 Belum Selesai

 Dilema Sekolah Tatap Muka Kala Pandemi COVID-19 Belum Selesai
Dilema Sekolah Tatap Muka Kala Pandemi COVID-19 Belum Selesai
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH- Dimasa pandemi, sekolah harus punya strategi dan sistem pendukung agar siap menyelenggarakan belajar tatap muka yang aman di masa belum selesainya pandemi COVID-19.

Wacana dibukanya sekolah tatap muka pada awal Juli menimbulkan berbagai dilema di masyarakat, utamanya karena pandemi COVID-19 belum usai. Kasus harian COVID-19 yang melonjak tajam justru mengharuskan pemerintah melakukan PPKM darurat di wilayah tertentu.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Payakumbuh per hari Selasa,(20/07) menunjukkan kasus konfirmasi positif 1790 orang, Sembuh 1613,orang

Isolasi Mandiri 124 orang, Di Rawat 15 orang, Meninggal 30 orang.

Namun, berdasarkan surat keputusan bersama empat menteri yang disahkan Maret lalu, sekolah tatap muka terbatas akan dilakukan secara bertahap dengan kapasitas maksimal 50% dan dilakukan dua kali seminggu dengan protokol kesehatan yang ketat dan izin orang tua.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Antara setuju dan cemas

Rencana ini sontak mendapatkan berbagai reaksi berbeda dari para orang tua murid. Sebagian orang tua menyambut baik pembukaan sekolah tatap muka. Namun sebagian lagi masih menolak rencana tersebut dan mengaku khawatir.

Hal serupa juga dituliskan oleh Bunda PAUD Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi di Akun Facebooknya, Senin (12/7)

Henny mengatakan Hari pertama tahun ajaran baru di Payakumbuh, sekolah kembali daring. Banyak pihak yang kecewa, karna beberapa pekan terakhir Kota Payakumbuh sudah berada di zona kuning.

Ditambahkan, Kondisi yang memprihatinkan di Jawa dan Bali cukup menjadi alarm bagi kita untuk lebih waspada. Peningkatan kasus yang cukup tinggi yang mengakibatkan RS overcapacity, banyak pasien covid berat yg akhirnya tidak bisa dirawat di Rumah Sakit, kekurangan suplai oksigen dan stok obat-obatan. Bertubi-tubi berita kematian di lingkungan sekitar, kadang dalam satu RW ada berapa orang yang meninggal dalam waktu dekat. Suara ambulan hilir mudik membawa pasien atau jenazah.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH