IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Update Zonasi Covid-19 Kabupaten Kota di Sumatera Barat, Ini Rinciannya

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA
  1. Kota Pariaman (skor 2,99)
  2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)
  3. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,41)
  4. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,40)
  5. Kabupaten Pasaman (skor 2,13)

Catatan:

Kembali Kota Pariaman menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 2,99 (sesuai indikator kesehatan masyarakat).

Zonasi Hijau - Tidak Ada Kasus

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Catatan:

Pada Minggu ke-62 ini, kondisi pandemi covid-19 di Sumbar adalah sebagai berikut:

  1. Terdapat 5 (lima) daerah yang berada di zona Kuning, yaitu Kota Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman. Selebihnya (14 Kabupaten Kota) berada di zona oranye. Namun demikian, tidak ada zona merah dan zona hijau di Sumbar.
  2. Kecenderungan Positivity Rate (PR) meningkat. PR mingguan Sumbar pada minggu ke 62 adalah 8,96 (Standard WHO 5,0), meningkat dari minggu sebelumnya di 8,74. (MENINGKAT)
  3. Yang patut diwaspadai, positivity rate (PR) Sumatera Barat pada minggu ke 62 selalu berada pada posisi 10% sampai 33%. / MENINGKAT
  4. Provinsi Sumatera Baratmasih berada padaZONASIORANYE(Resiko Sedang) dengan skor 2,07 / KASUS MENINGKAT
  5. Sampai minggu ke 62, warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 adalah 40.111 orang.
  6. Recovery Rate (tingkat kesembuhan) 90,67%, atau sembuh sebanyak 36.370 dari 40.111 orang yang terinfeksi. Secara keseluruhan, pada minggu ini tingkat kesembuhan menurun/ KESEMBUHAN MENURUN
  7. Meninggal dunia akibat Covid-19, sebanyak 878 orang dari 40.111 yang terinfeksi (2,19%) / MENINGKAT
  8. Kasus Aktif sebanyak 2.863 orang (7,13%) dari 40.111 orang / MENINGKAT
  9. Rawat di RS Rujukan (hunian rumah sakit) : 479 orang (16,73%) dari 2.863 orang kasus aktif / MENURUN
  10. Isolasi Mandiri : 2.292 orang (80,06%) dari 2.863 orang kasus aktif / MENINGKAT
  11. Isolasi dikarantina provinsi : 0 orang (0,00%) (FASILITAS KARANTINA PROPINSI TIDAK ADA LAGI DISEDIAKAN)
  12. Isolasi dikarantina Kab/Kota : 92 orang (3,21%) dari 2.863 kasus aktif / MENURUN.

Satgas Kabupaten Kota diharapkan secara rutin dan berkala melakukan razia dan penindakan pelanggaran protokol kesehatan baik kepada perorangan maupun perusahaan dan institusi yang telah diatur dalam Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dan diharapkan Satgas Kabupaten Kota dapat melakukan berbagai inovasi yang berlandaskan kearifan lokal (local wisdom) dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Seperti adanya Nagari Tageh atau Kongsi Covid.

Untuk Libur Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi, Pembukaan Objek Wisata Dan Pengaturan Mobilitas Pergerakan Masyarakat Lintas Kabupaten Kota Dalam Rangka Pencegahan Dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease Tahun 2019 (Covid-19) Di Propinsi Sumatera Barat Tahun 2021 agar mempedomani Edaran Gubernur Sumatera Barat yang telah dikeluarkan.

Indikator Kesehatan Masyarakat (Indikator Penetapan Zonasi)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH