IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sistem Pengetahuan, Falsafah, dan Pendidikan Masyarakat Minangkabau

Foto Nurhayasi
Ilustrasi Sistem Pengetahuan, Falsafah, dan Pendidikan Masyarakat Minangkabau
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Masyarakat Minangkabau merupakan sebagian wilayah Indonesia bagian provinsi sumatra Barat, Indonesia sangat dikenal memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, dan sistem pengetahuan yang sangat yang unik. Sebagian besar dari masyarakat Minangkabau tinggal Provinsi Sumatera Barat, namun seiringanya waktu banyak juga yang mereka merantau ke berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri,untuk menunjang perekonomian serta untuk bertahan hidup , Keunikan dari sebuah budaya masyarakat Minangkabau tidak hanya terlihat dari rumah gadang, tradisi merantau, dan sistem kekerabatan matrilineal, tetapi juga dari dapat sistem pengetahuan, falsafah hidup, serta pendidikan yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi berikutnya

Masyarakat Minangkabau memiliki Salah satu falsafah hidup yang paling terkenal yaitu“Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.” Falsafah ini memiliki arti bahwa adat istiadat Minangkabau bersendikan ajaran Islam, sedangkan ajaran Islam bersumber dari Al-Qur’an. Prinsip tersebut menjadi pedoman utama dalam mengatur kehidupan masyarakat, baik dalam hubungan keluarga, pendidikan, kepemimpinan, maupun kehidupan sosial. Dengan adanya falsafah ini, masyarakat Minangkabau berusaha agar bisa menyeimbangkan Antara adat dan agama dalan kehidupan sehari-hari bermasyarakat

Selain itu, masyarakat Minangkabau juga mengenal falsafah “Alam Takambang Jadi Guru.Falsafah ini mengajarkan bahwa alam merupakan sumber pembelajaran yang tidak ada terbatasnya,Segala sesuatu yang ada di alam dapat dijadikan pelajaran dan pedoman hidup bagi masyarakat minagkabau, Masyarakat diajarkan untuk mengamati dari lingkungan sekitar, memahami berbagai peristiwa yang terjadi, lalu mengambil hikmah dari pengalaman yang diliat dari lingkungan tersebut,diminangkabu tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga melalui interaksi dengan lingkungan, keluarga, dan masyarakat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sistem pengetahuan masyarakat Minangkabau berkembang melalui pengalaman hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pengetahuan tersebut mencakup berbagai bidang, seperti pertanian, adat istiadat, kesenian, bahasa, pengobatan tradisional, hingga tata cara bermasyarakat. Pengetahuan ini umumnya disampaikan melalui petatah-petitih, pantun, mamangan, dan berbagai tradisi lisan lainnya.Dengan adanya penyampaian tersebut dengan adanya penyampaian tersebut nilai budaya tidak mudah luntur dan akan selalu diingat dari generasi ke generasi berikutnya

Dalam sistem kekerabatan Minangkabau bersifat matrilineal yaitu perempuan memegang peranan penting dalam pewarisan garis keturunan dan harta pusaka. Namun untuk pendidikan dan pembinaan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu.Tetapi peran mamak yaitu saudara laki-laki dari pihak ibu, juga sangat penting. Mamak bertugas memberikan bimbingan, nasihat, dan pendidikan adat kepada kemenakannya. Melalui hubungan ini, nilai-nilai budaya dan norma sosial dapat terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH