Seluruh masyarakat Nagari Garabak Data ikut berperan dalam pelaksanaan Alek Kaua Taun. Tokoh adat bertugas mengatur jalannya acara agar tetap sesuai dengan aturan adat yang berlaku. Tokoh agama memimpin doa dan memberikan nasihat kepada masyarakat. Para pemuda membantu dalam berbagai persiapan, sedangkan ibu-ibu menyiapkan makanan untuk seluruh peserta acara. Keterlibatan semua pihak inilah yang membuat tradisi ini tetap hidup dan terus dijaga bersama-sama.
Tradisi Alek Kaua Taun mengandung banyak nilai positif yang masih relevan hingga sekarang. Tradisi ini mengajarkan pentingnya gotong royong, kebersamaan, dan rasa saling peduli antarwarga. Selain itu, masyarakat juga diajarkan untuk selalu bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah. Nilai-nilai inilah yang membuat Alek Kaua Taun tetap dipertahankan oleh masyarakat Nagari Garabak Data sampai saat ini.
Secara keseluruhan, Alek Kaua Taun merupakan tradisi adat yang memiliki makna penting bagi masyarakat Nagari Garabak Data. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menjaga persatuan masyarakat. Melalui kegiatan bakaluang, makan kapalo kabau, dan bakawua, masyarakat menunjukkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap adat dan agama. Oleh karena itu, Alek Kaua Taun menjadi salah satu warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. (***)







