upacara ma hoyak Tabuik merupakan upacara puncak dari seluruh rangkaian upacara Tabuik yang dibuat dalam bentuk prosesi - prosesi ritual besar, upacara ini dilakukan sesudah sholat Dzuhur masing-masing Tabuik diletakkan di jalan utama kota Pariaman dengan jarak sekitar 100-200 meter menjelang upacara dimulai penampilan Gandang Tasa dan kesenian lainnya, disajikan untuk memeriahkan suasana."MAOYAK TABUIK" yang berarti aktivitas yang berkaitan dengan Tabuik besar menggoyangkan memutar dan termasuk membawa berlari merupakan sajian - sajian atraktif dari acara tersebut, pertunjukan ini didukung oleh gandang tasa dengan tempo yang lebih cepat dan sangat energik sehingga mudah merangsang semangat para pengusung Tabuik dan para pendukung Tabuik lainnya, pelaksanaan "MA HOYAK TABUIK" merupakan upacara paling khusus diantara rangkaian acara pada prosesi Tabuik lainnya pelaksanaan upacaranya selalu dibuka secara resmi oleh pejabat pemerintah seperti Gubernur atau Menteri dari bidang kebudayaan dan peristiwa.Tabuik pertama yang diarak ke tepi laut adalah Tabuik Pasa kemudian Tabuik Subarang mengiringi dari belakang menjelang matahari terbenam Tabuik pertama tiba dipantai selanjutnya dibawa ke laut dan di rebahkan, kemudian diikuti pula oleh tapi kedua dengan cara yang sama. Terkadang juga dilakukan secara bersamaan saat direbahkan ke laut para pengunjung berebut mengambil berbagai benda yang ada pada Tabuik sebagai kenang kenangan bahkan ada yang percaya bahwa benda-benda itu di jadikan sebagai media pelaris dagangan dan penyubur tanaman.
Setiap tahunnya, puncak acara tabuik selalu disaksikan puluhan ribu pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Sumatra Barat. Tidak hanya masyarakat lokal saja, festival ini pun mendapat perhatian dari banyak turis asing yang membuatnya menjadi perhelatan besar yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.







