Dengan pengaruh globalisasi bahasa dan budaya Minankabau menghadapi berbagai tantangan. Pengaruh budaya luar dan penggunaan bahasa asing di dalam kehidupan masyarakat. Seperti pendidik dan media yang dapat menyebabkan generasi muda yang jarang menggunakan bahasa Minangkabau. Untuk mengatasi tantangan ini. Telah berbagai upaya dilakukan agar pelestarian bahasa dan budaya yang telah dilakukan. Seperti pengajaran bahasa Minangkabau disekolah dasar dan menengah maupun atas dan penyelenggaraan festival budaya. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian bahasa dan budaya. Dalam konteks Antropolinguistik, pelestarian bahasa Minangkabau tidak hanya penting untuk mempertahankan identitas etnis, tetapi juga untuk menjaga keberagaman budaya Indonesia secara keseluruhan.
Berikut pengaruh perkembangan antropolinguistik Minangkabau di era Globalisasi
1.Pelestarian bahasa dan budaya
Globalisasi dapat mempercepat masuknya pengaruh bahasa asing. Namun mendorong kesadaran supaya untuk melestarikan bahasa Minangkabau melalui berbagai macam cara.
2.Identitas kultural
3.Interaksi sosial
Di hadapkan dengan teknologi semakin maju masyarakat Minangkabau sekarang lebik terbuka berinteraksi dengan budaya lain yang dapat membawa pengaruh dalam penggunaan bahasa dan perubahan dalam struktur sosial
4. Teknologi dan media







