IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kajian Bahasa (11): Apa Makna Verba "Mendongkel" sebagai Metafora?

Foto Ermanto
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dalam jagat komunikasi digital, khususnya dalam berita daring di Sumatera Barat, ditemukan judul pada foto berita yang tertulis "Ini Tokoh Diprediksi 'Dongkel' Mahyeldi Tahun 2024".

Pada judul yang tertulis pada foto untuk berita daring tersebut, kata 'dongkel' yang walaupun ditulis di antara tanda petik tunggal sebagai makna tertentu tetap memiliki makna metafora. Pada judul itu, kata 'dongkel' merupakan sebuah verba tindakan dengan pelesapan imbuhan afiks infleksi aktif meN-. Sebagai verba tindakan, secara denotatif memiliki makna bahwa nomina agen (pengisi subjek) melakukan tindakan mendongkel terhadap nomina pasiennya.

Pada awalnya sebuah kata adalah bermakna denotatif, namun dalam kebutuhan komunikasi kata yang yang bermakna denotatif untuk mencukupi kebutuhan komunikasi yang semakin kompleks. Untuk itu, penutur bahasa menggunakan kata bermakna denotatif sebagai metafora yang dipahami secara bersama oleh penutur bahasa tersebut. Dengan demikian, verba 'mendongkel/dongkel' juga digunakan baik sebagai verba bermakna denotatif maupun sebagai verba bermakna metafora.

Berdasarkan pencarian aplikasi webcorp.org.uk dalam jagat komunikasi digital, ditemukan sebanyak 131 korkondansi yang berisi penggunaan verba 'mendongkel'. Setelah 131 korkondansi itu divalidasi dan dipisahkan dari korkondansi berulang, ditemukan sebanyak 17 kalimat yang berisi verba 'mendongkel' dengan makna denotatif; sebanyak 12 kalimat yang berisi verba 'mendongkel' dengan makna metafora negatif.

Di dalam KBBI V, secara denotatif kata 'mendongkel' adalah bermakna 'menyungkit/mencungkil menggunakan alat seperti tuas' (bisa juga benda-benda lainnya). Kegiatan menyungkit yang dilakukan terhadap sesuatu hal baik bisa untuk manfaat positif dan bisa juga untuk manfaat negatif tergantung konteks penggunaannya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Berdasarkan penelusuran korkondansi menggunakan aplikasi korpus webcorp.org.uk, ditemukan
sebanyak 17 kalimat yang berisi verba 'mendongkel' dengan makna denotatif tersebut seperti berikut ini.
1. Cara Mendongkel Asam Jawa, Menanam dan Merawat Bonsai Asam Jawa.
2. ... cara manual yaitu dengan cara mendongkel (anak kayu) dan dicabut lalang.
3. ... menyiapkan peralatannya terlebih dahulu untuk mendongkel anakan pohon pisang.
4. ... pencuri mencoba mendongkel brankas itu, tetapi tidak berhasil (kiasan).
5. ... tidak dikenali merusak pagar tower dengan cara mendongkel memakai besi, lalu merusak gembok box kwh.
6. Setelah itu kamu dapat mendongkel baterai secara hati-hati.
7. Bagian satu adalah mata bajak yang berguna untuk mendongkel/membongkar tanah.
9. Mata bajak yang berbentuk runcing akan mampu mendongkel tanah lebih dalam.
10. Bila mata bajak bekerja dengan mendongkel tanah, bajak piringan bekerja dengan mengiris.
11. ... bahwa pengendalian gulma di gawangan dengan cara mendongkel anak kayu dan keladi--keladi yang tumbuh.
12. Dalam kegiatan mendongkel diharuskan akar benar- benar terangkat.
13. ... kegiatan mencabut, mendongkel anak kayu, serta mengupas tunas/ kulit tunggul.
14. ... ujung bawahnya dibuat rata, sehingga tidak mendongkel tanah.
15. Menumbangkan pohon besar, pembersihan area proyek, mendongkel tunggul dan batu dan lain-lain.
16. ... pelaku ini spesialis bobol rumah dengan mendongkel jendela.
17. Saat itu pelaku masuk ke kamar dengan cara mendongkel jendela belakang.

Selain itu, berdasarkan penelusuran korkondansi menggunakan aplikasi korpus webcorp.org.uk, ditemukan pula sebanyak 12 kalimat yang berisi verba 'mendongkel' dengan makna metafora negatif. Dikatakan bermakna metafora karena konteks penggunaannya adalah sesuatu yang didongkel adalah jabatan, rezim, kekuasaan, pemimpin yang dianggap sebagai suatu benda (sehingga menjadi metafora) yang sama-sama dipahami oleh penutur bahasa Indonesia. Dikatakan bermakna negatif karena konteks penggunaannya selalu dilakukan terhadap jabatan, rezim, kekuasaan, pemimpin yang sah.

Kalimat-kalimat tersebut adalah sebagai berikut.
1. Ada golongan yang ingin mendongkel kepala kantor itu.
2. ... menjadi sebuah alat pemicu yang efektif untuk mendongkel sebuah rezim.
3. ... bisa terjadi yang dapat mengusik negara, bahkan mendongkel kekuasaan.
4. Yang memanfaatkan situasi darurat demi mendongkel pemimpin yang sah.
5. Kader Demokrat Menolak Gerakan Mendongkel Kepemimpinan yang Sah.
6. ... tegas segala niat, upaya dan gerakan untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.
7. Hoegeng menyatakan tidak bersedia ikut mendongkel Mentri/Pangak.
8. Wong sampeyan sendiri yang mengajak Hoegeng mendongkel Pak Tjipto, mengapa Hoegeng kemudian yang ...
9. Salah satu motif Golkar saat itu adalah untuk mendongkel kursi SMI dari Menteri Keuangan.
10. Reformasi Jalan panjang mendongkel Soeharto Perlawanan menentang Orde Baru.
11. ... sekadar satu fragmen dalam perjalanan panjang mendongkel kekuasaan Orde Baru dan Soeharto--populer.
12. Sepanjang 7-20 Mei 1998, pertanda perjuangan mendongkel Soeharto menuju puncak.

Jika ke-12 kalimat yang berisi verba 'mendongkel' sebagai metafora negatif diteliti dapat dikatakan sejajar dengan judul pada foto berita yang tertulis "Ini Tokoh Diprediksi 'Dongkel' Mahyeldi Tahun 2024". Walaupun ditulis di antara tanda petik tunggal, makna metafora negatif yang terdapat pada verba 'dongkel' tersebut sulit dihindari.

Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH