"Saya minta segera ditangani, sesuai kewenangan itu wewenang Pemprov Sumbar, setidaknya perbaikan di pangkal jembatan itu," ujar Nurnas seperti diwartakan spiritsumbar.com.
Sementara police line dilakukan pihak Polsek kata Nurnas sudah pas. "Sebagai tindakan antisipasi supaya tidak terjadi korban jiwa atau materi," ujar politisi Partai Demokrat itu.
Jalur Alternatif
Untuk diketahui, longsor di Jembatan Batang Sani menyebabkan jalur yang menghubungkan Sicincin-Malalak terputus, Selasa (16/3) malam. Ini adalah akibat tingginya curah hujan yang membuat longsor dan pergeseran posisi tanah yang membahayakan pemakai jalan.
Kasatlantas Polres Padang Pariaman AKP Asep Wahyudi, dan anggota langsung menuju lokasi di jembatan Batang Sani untuk pengaturan lalu lintas.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memasang peringatan bahaya dan himbauan pengalihan arus lalu lintas.
Disebutnya, untuk menghindari resiko dan korban, maka jembatan Batang Sani ditutup dan tidak boleh dilewati kendaraan. Pengendara diminta melewati jalan alternatif.
"Jika ada pengendara yang akan melewatinya, kita imbau dan arahkan ke jalan alternatif lainnya," terangnya.
Ditengah curah hujan yang tinggi ini tambahnya, AKP Asep Wahyudi mengimbau kepada pengendara kendaraan agar berhati-hati dan waspada di tempat-tempat rawan terjadinya bencana tanah longsor.
Editor : Marjeni Rokcalva






