Padang - Total sampai hari ini, Sabtu (20/2/2021) telah 28.590 warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 81 orang warga sumbar positif terinfeksi Covid-19. Sedangkan angka kesembuhan bertambah 111 orang, sehingga total sembuh 26.840 orang.
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal memaparkan, adapun rincian dari total 28.590 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat:
Dirawat di berbagai rumah sakit 217 orang (0,76%), Isolasi mandiri 852 orang (2,98%), Isolasi Provinsi 8 orang (0,03%),
Isolasi kab/kota 32 orang (0,11%), meninggal dunia 641 orang (2,24%), sedangkan angka kesembuhan 26.840 orang (93,88%).
Berdasarkan pengujian Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr dr Andani Eka Putra, M.Sc, melaporkan 1.713 sample yang terperiksa (Fakultas Kedokteran Unand 1.516 sample dan Lab Veteriner Baso 197 sample) terkonfirmasi tambahan 81 (delapan puluh satu) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2 kali konversi negatif bertambah 111 orang dan meninggal dunia bertambah 2 orang.
Adapun warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 81 orang dengan rincian, Kota Padang 43 orang, Kota Padang Panjang 2 orang, Kota Bukittinggi 5 orang, Kota Payakumbuh 1 orang, Kota Pariaman 2 orang, Kabupaten Pasaman 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang, Kabupaten Agam 3 orang.
Adapun pasien sembuh sebanyak 111 orang, dengan rincian:
Kota Padang 37 orang, Kota Payakumbuh 1 orang, Kota Solok 9 orang, Kota Pariaman 3 orang, Kabupaten Pasaman 4 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Kabupaten Agam 9 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang, Kabupaten Solok 15 orang, Kabupaten Tanah Datar 5 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 16 orang, Kabupaten Pasaman Barat 1 orang, Kabupaten Dharmasraya 4 orang, Kabupaten Solok Selatan 2 orang.
"Meninggal dunia sebanyak 2 orang, masing-masing dari Kabupaten Solok dan Kabupaten Agam," sebut Jasman Rizal.
Pada minggu ke 49 pandemi covid-19 di Sumbar, hanya 4 (empat) daerah kabupaten/kota di Sumbar yang berada pada zona Oranye. Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok.
"Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar.
Pada Minggu ke 49 ini,Provinsi Sumatera Barattetap berada padazonasi Kuning, artinya telah berada pada resiko rendah.
Editor : Berita Minang






