"Dikaitkan dengan perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua, khususnya perbatasan masih sering terjadi dari kelompok bersenjata. Oleh sebab itu, dibutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dari seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 131/BRS," ujarnya tegas.
Pangdam memerintahkan agar seluruh prajurit jangan pernah memiliki keraguan dalam bertugas guna menegakkan integritas dan menjaga kedaulatan NKRI yang pastinya sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kepercayaan bangsa dan negara ini merupakan kehormatan dan kebanggan. Prajurit diharapkan mampu mengemban tugas ini demi keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Sementara itu, Komandan Yonif 131/BRS Letkol. Inf. Muhammad Erfani mengatakan jumlah prajurit yang akan berangkat untuk Satgas Pamtas RI-PNG berjumlah 450 orang.







