Selain itu juga akan lahir penyederhanaan proses PBJ yang rumit, peningkatan insentif (TPP)untuk UKPBJ, perlindungan hukum bagi pengelola PBJ dan Peningkatan jumlah serta kapasitas SDM PBJ sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Terakhir terwujudnya percepatan proses PBJ tahun anggaran 2021," pungkas Doni.
Sementara itu, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda berharap melalui sosialisasi dan FGD, kedepan pengadaan barang dan jasa berjalan secara profesional lancar dan transparan.
Selain itu, kontraktor atau pengusaha juga dibekali pelatihan teknis, termasuk pelatihan wawasan kebangsaan. Sehingga tercipta kontraktor atau pengusaha yang profesional, jujur dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan daerah," harap Zigo.
Dijelaskannya, UKPBJ Solsel sudah melaksanakan tender Tahun 2020 sebanyak 47 Paket dengan total Pagu Dana Rp. 67.097.809.222,- . Sedangkan personil UKPBJ saat ini sebanyak 4 orang yang lulus Komptensi Jabatan Fungsional PBJ dan menunggu penetapan dari LKPP, " demikian Admi Zulkhairi. (AA)
Editor : Berita Minang






