IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemkab Solsel Lakukan FGD Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Pj. Sekdakab. Solsel Doni Rahmat Samulo atas nama Plt. Bupati Solsel membuka cara sosialisasi FGD Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab. Solsel tahun 2021. Foto: Afrizal. A
Pj. Sekdakab. Solsel Doni Rahmat Samulo atas nama Plt. Bupati Solsel membuka cara sosialisasi FGD Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab. Solsel tahun 2021. Foto: Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Padang Aro - Pemkab. Solsel bertekad bakal mewujudkan pelaksanaan kegiatan pengadaan barang/jasa Pemerintah yang efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bahkan keoptimisan Pemkab. Solsel tersebut diyakini, karena adanya dukungan dari pihak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan pihak Kejaksaan Negeri Solsel pada kegiatan Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan Pemkab. Solsel tahun 2021 ini, " kata Pj. Sekdakab. Solsel Doni Rahmat Samulo.

Ungkapan Sekdakab Solsel itu bagian dari sambutan Plt. Bupati Solsel H. Abdul Rahman saat acara Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema " Resiko Hukum dan Permasalahan Pengadaan Barang/Jasa Tahun 2021" yang dilaksanakan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekdakab. Solsel.

Hadir diacara itu, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda, Kepala Kejaksaan Negeri Solsel, M. Bardan, Ketua Komisi dan Angota Komisi DPRD Solsel, seluruh Pimpinan OPD, Asosiasi Jasa Konstruksi se-Kabupaten Solok Selatan, anggota Pokja Pemilihan dan Personil LPSE Kab. Solok Selatan, dengan jumlah peserta sosialisasi kurang lebih 100 orang.

Ada beberapa mamfaat dari pelaksanaan kegiatan FGD itu, diantaranya seleksi administrasi penyedia yang terkualifikasi secara sistem, terwujudnya proses evaluasi dan pelaksanaan pekerjaan yang sesuai skedul.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain itu juga akan memberi pemahaman kepada OPD dan pelaksana pengadaan barang dan jasa terkait tentang proses pengadaan barang dan jasa yang sudah berbasis elektronik.

Bahkan dengan itu, proses E-PL, maka seluruh transaksi pengadaan dapat tercatat secara rapi dan akurat dalam data base sistem pengadaan secara elektronik," jelasnya.

Ditambahkan Doni, pada tahun 2021 ini melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) sudah melaksanakan tender sebanyak 47 paket, dan beberapa paket pengadaan lansung (PL) di beberapa OPD dilingkungan Pemkab. Solsel.

Melihat jumlah kegiatan dibanding tahun lalu diakui terjadi pengurangan, hal itu disebabkan adanya reforcusing anggaran untuk pennggulangan covid-19," tambah Doni.

Secara umum, pelaksanaan tender secara elektronik akan melahirkan pemberdayaan ekonomi lokal melalui e- katalog lokal dan e-marketplace lokal.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH