IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Rumah Gizi Desa Ampalu Pariaman Layak jadi Percontohan

Rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke 61 tingkat Kota Pariaman tahun 2021, di Rumah Gizi Desa Ampalu, Jumat (29/1/2021).
Rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke 61 tingkat Kota Pariaman tahun 2021, di Rumah Gizi Desa Ampalu, Jumat (29/1/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PARIAMAN - Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, kini telah memiliki Rumah Gizi yang layak menjadi percontohan karena baru satu-satunya ada di Provinsi Sumatera Barat. Rumah Gizi bernama Emping Melinjo ini terletak di sudut persimpangan Jalan Syekh Abdul Haris dengan Jalan Mohammad Natsir. Adapun fungsinya untuk mencukupi asupan gizi masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga Desa Ampalu mengalami kekurangan gizi, dan menurunkan angka stunting serta meningkatkan Sumber Daya Masyarakat (SDM).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, Masrutin, menerangkan bahwa Rumah Gizi Emping Melinjo itu telah diresmikan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, pada peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke 61 tingkat Kota Pariaman tahun 2021, Jumat (29/1/2021).

Diterangkan Masrutin, Pemerintah Kota Pariaman menginstruksikan agar Pemerintah Desa berinovasi dan berkreasi dengan kearifan lokal yang ada. Dikarenakan Desa Ampalu tidak mempunyai pantai yang bagus untuk dikembangkan, itulah sebabnya Rumah Gizi dibangun. Rumah Gizi ini dibangun dengan menggunakan Dana Desa yang berasal dari APBN Tahun Anggaran 2020, dan dibangun dengan sistem swakelola.

"Desa menganggarkan sebesar Rp 147.706.843 untuk membangun Rumah Gizi ini. Dan, karena Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak masyarakat yang berkurang penghasilannya, rumah gizi ini kita bangun dengan sistem swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Ampalu," jelas Kepala Desa yang akrab disapa Martin tersebut.

Baca Juga:Pemko Pariaman Menuju WTP 8 Kali Berturut-turut

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Lebih lanjut diterangkannya, hal ini juga berkat dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang sangat mendukung Pemdes. Tak ketinggalan pula animo masyarakat yang menginginkan adanya rumah gizi, serta bantuan dan peran aktif dari bidan desa dan perangkatnya yang memberikan masukan dan fungsi dari rumah gizi ini untuk masyarakat.

"Kami berharap Rumah Gizi yang kami beri nama Emping Melinjo ini akan menjadi percontohan bagi Kota Pariaman khususnya dan Provinsi Sumatera Barat umumnya, karena satu-satunya yang ada dan dibangun menggunakan Dana Desa (DD), sehingga Desa Ampalu akan menjadi daerah tujuan untuk belajar dikemudian hari," ucap Masrutin yang juga seorang penyiar radio swasta di Kota Pariaman ini.

Kedepannya, Desa Ampalu akan terus berupaya untuk meningkatkan asupan gizi bagi masyarakatnya, sehingga tidak ada lagi warga dari Desa Ampalu yang mengalami kekurangan gizi, dan menurunkan angka stunting serta meningkatkan SDM masyarakat. "Mulai dari bayi sampai remaja dan dewasa, karena mereka telah terpenuhi kebutuhan gizinya," tukasnya.

Dalam hal ini, Walikota Pariaman Genius Umar, sangat mengapresiasi upaya Desa Ampalu yang mempunyai kebijakan berbeda dalam membangun desanya. "Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi atas upaya Kepala Desa dalam membuat inovasi bagi desanya. Inovasi rumah gizi ini, merupakan satu-satunya di Sumatera Barat. Karena itu, kami akan menjadikan rumah gizi Desa Ampalu ini sebagai percontohan nantinya," ujarnya.

Genius Umar juga menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi, yang fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Gerakan ini mengedepankan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat, melalui penggalangan partisipasi dan kepedulian pemangku kepentingan secara terencana dan terkoordinasi.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH