"Sekurang-kurangnya merevisi dan merapikan jalan untuk mencapai tujuan yakni, Bahasa Indonesiaa sebagai penghela ilmu pengatahuan," pungkasnya. (Je/MR)
Editor : Berita MinangKegusaran Sastrawan Saat Memasuki Purnabakti Guru Besar di UNP
Berita Terkait






