PAYAKUMBUH - Kembali, kasus positif covid-19 bertambah 9 orang di Kota Payakumbuh. Dengan tambahan 9 orang itu, total positif covid-19 di Payakumbuh menjadi 473 orang.
Sementara yang sembuh atau bebas karantina, hanya 3 orang. Total sembuh menjadi 365 orang.
Demikian diinformasikan Kepala Dinkes Payakumbuh Bakhrizal didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Fatma Nely, Minggu (15/11) sore. Mereka yang terpapar virus corona deasase, akibat kontak dengan kasus positif sebelumnya. Semuanya, dikatakan, sudah menjalani karantina di Wisma Diklat BIB Dinas Peternakan Sumbar di Kelurahan Ibuah, Payakumbuh Barat, selain di rumah sendiri.
Penambahan kasus, dampak pro aktifnya Satgas Covid-19 Payakumbuh melakukan 3 T (tracking, tracing dan treatmen) kepada mereka yang kontak. Cara seperti itu, dikatakan, sangat efektif mencegah dan memutus mata rantai covid-19.
Selain itu, warga kota juga diingatkan, untuk tetap memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Ingat hasteg pesan ibu, kata kadiskes.
Kemudian 6 perempuan, meliputi HSG, 41, ASN kantor lurah, warga Kelurahan Seberang Betung, R, 15 thn, pelajar, Limbukan, HS, 13 thn, pelajar, Balai Panjang, ES, 35 thn, apoteker RSI Yarsi, Kapalo Koto Dibalai, Y, 65 thn, IRT, Kapalo Koto Dibalai dan MSY, 50 thn, perawat gigi puskesmas, Labuah Basilang.
Sedangkan, tiga sembuh atau bebas karantina, masing-masing Adriano Alhamdi, 19 thn, Tifani Aprilia, 16 thn dan Joni Alfian 49 thn, ketiganya warga Tiakar, Payakumbuh Timur.
Sementara itu, seorang warga Kelurahan Parit Rantang, lelaki Sehel, 52 thn, yang sebelumnya merupakan pasien covid-19, dilaporkan meninggal dunia, Minggu (15/11).
Lelaki petani, yang baru saja sehari merayakan usianya ke-52 itu, meninggal dunia, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Minggu siang, almarhum sudah dimakamkan di kelurahan setempat, dengan protokol covid-19.
Editor : Berita Minang






