IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Yori Antar dan Jay Subiakto Kembali ke Kawasan Saribu Rumah Gadang

Pjs. Bupati Solsel Jasman Rizal, didampingi Kadis Pariwisata Harri Trisna, Camat Sungai Pagu,  Rolly Almary wali nagari Koto Baru dan Pasar Muara Labuh saat berdialog dengan Yori Antar dan Jay Subyankno disalah satu cafe di Muara Labuh. Afrizal. A
Pjs. Bupati Solsel Jasman Rizal, didampingi Kadis Pariwisata Harri Trisna, Camat Sungai Pagu, Rolly Almary wali nagari Koto Baru dan Pasar Muara Labuh saat berdialog dengan Yori Antar dan Jay Subyankno disalah satu cafe di Muara Labuh. Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SOLOK SELATAN - Yori Antar yang dikenal sebagai pendekar arsitektur Nusantara kembali mendatangi Kawasan Saribu Rumah Gadang, Nagari Koto Baru, Kab. Solok Selatan pada Rabu, 11/11/20.

Yori tidak sendirian, tetapi ditemani oleh salah seorang sutradara dan penata artistik kenamaan, Jay Subyakto. Ikut juga bersama mereka tim pembuatan video dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU&PR).

Yori yang juga dikenal sebagai orang kepercayaan Menteri PU&PR tersebut akan melakukan peninjauan perkembangan pekerjaan revitalisasi saribu rumah gadang yang sedang berlangsung. Sebelumya ia juga sudah melakukan peninjauan pada Juli 2020 silam.

Pada Rabu malam (11/11), Yori dan Jay berdiskusi dan dijamu makan malam oleh Pjs. Bupati Solok Selatan Jasman Rizal. Turut hadir Pj. Sekda Fidel Efendi, OPD terkait, Camat Sungai Pagu, Wali Nagari Koto Baru, dan Pasar Muara Labuh.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Yori menyampaikan beberapa harapannya terkait revitalisasi yang sedang berlangsung, termasuk paska dikerjakannya revitalisasi tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Yang pasti, kedepan kawasan Saribu Rumah Gadang ini harus kita fikirkan bersama-sama agar betul-betul menjadi kawasan desa adat yang diminati oleh banyak pengunjung," katanya.

Salah satu tantangan saat ini menurut Yori adalah bagaimana stay (masa tinggal) pengunjung di sebuah daerah wisata lebih lama. Bukan satu hari saja, tetapi minimal mereka bisa stay hingga 3 hari.

Ia yakin, Solok Selatan dengan berbagai potensi yang dimilikinya akan membuat orang akan betah berlama-lama untuk tinggal, dengan banyak obyek yang bisa mereka nikmati.

Namun tentu itu semua butuh keseriusan stakeholder terkait dan dukungan masyarakatnya untuk terus menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada, termasuk potensi budaya dan alam yang secara spesifik tidak dimiliki daerah lain.

Yori juga bercerita bagaimana kisahnya ketika ia dipanggil untuk berdiskusi dengan Menteri PU&PR Basuki Hadimuljono di suatu ketika. Saat itu (tahun 2017) Pak Menteri menanyakan tentang aktifitas yang kala itu ia lakukan.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH