Komunitas Berbagi Nasi Padang ini, lanjutnya, memiliki agenda rutin, yaitu berbagi nasi keliling Kota Padang kepada panti asuhan dan anak jalanan yang jumlahnya mencaoai 600 bungkus nasi untuk sekali kegiatan. Kemudian, satu kali dalam sebulan, rutin melakukan kunjungan wisata bersama anak panti ke berbagai daerah di Sumbar.
"Saya mendirikan komunitas ini di Padang, karena memang sebelumnya ketika saya di Bandung, saya aktif bergabung dengan komunitas Berbagi Nasi Bandung. Begitu juga di Bali, saya pun juga ikut bergabung dengan Komunitas Berbagi Nasi Bali," tuturnya
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Komunitas Berbagi Nasi Padang ini tidak ada kepengurusnya. Siapa pun boleh ikut. Donatur, tambah Yuda, tidak hanya menyiapkan nasi bungkus, tapi juga ada yang memberikan donasi berupa uang tunai untuk membeli nasi bungkus. (Rel/Je)
Editor : Berita Minang







