IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jadi Pusat Kendali MTQ Nasional XXVIII, Begini Sejarah Ringkas Masjid Raya Sumbar

Seorang warga melintas di Jalan Khatib Sulaiman Padang, Minggu (25/10/2020) dengan latar belakang Masjid Raya Sumbar yang kini jadi pusat Kendali MTQ Nasional XXVIII. Foto: Rokcalva
Seorang warga melintas di Jalan Khatib Sulaiman Padang, Minggu (25/10/2020) dengan latar belakang Masjid Raya Sumbar yang kini jadi pusat Kendali MTQ Nasional XXVIII. Foto: Rokcalva
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pada 2007 mulai dilakukan tender dan pada 2008 pembangunan Masjid Raya Sumbar resmi dimulai. Total pembangunan hingga benar-benar selesai memakan waktu selama 10 tahun bersumber dari APBN hingga APBD Sumbar hingga sumbangan masyarakat.

Masjid ini berbentuk persegi dengan luas bangunan 4.430 meter persegi. Masjid Raya terdiri atas tiga lantai dan dapat menampung 15 ribu jamaah. Masjid ini resmi pertama kali digunakan pada 2014.

Salah satu ciri khas Masjid Raya Sumbar adalah bangunannya tidak memiliki tiang pada bagian tengah ruangan sehingga jamaah tidak terganggu. Masjid juga dilengkapi fasilitas lain seperti perkantoran Baznas Sumbar, Dewan Masjid Indonesia dan LPTQ serta ruangan serba guna yang mampu menampung sekitar 300 orang jika ada seminar.

Masjid Raya Sumbar juga memiliki menara yang menjulang dengan ketinggian 85 meter. Menara tersebut hingga ketinggian 44 meter menggunakan lift sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Padang dari ketinggian.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Untuk dinding Masjid Raya Sumbar berbentuk ukiran Minang dengan rongga sehingga sirkulasi udara lancar dan terasa sejuk di dalamnya. Pada bagian depan ruang utama, mihrab mengambil konsep seperti tempat batu hajar aswad di Kabah dan dengan kaligrafi Asmaul Husna di plafon depan. Karpet Masjid Raya Sumbar didatangkan langsung dari Turki.

Masjid Raya Sumbar dibangun dengan konstruksi ramah gempa sehingga jika ada bencana gempa dan tsunami lantai dua difungsikan sebagai tempat evakuasi sementara.

Dalam pelaksanaan MTQ Nasional XXVIII ini, menurut Ketua Umum Panitia MTQN XXVIII yang juga Sekdaprov Sumbar, Drs. Alwis, di Masjid Raya Sumbar disamping pusat kendali pelaksanaan, juga menjadi tempat perlombaan, yakni: Tilawah Dewasa dan Qiraat Sab'ah Mujawwad. (Hms-Sumbar/BM/MR)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH