DS, (Lk-lK 41 tahun), Wiraswasta ,Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kec. Suliki,diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri.
SR, Laki-laki, 68 tahun, Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kec. Suliki, Pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri .
PL, Perempuan, 20 tahun, Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kec.Harau, Pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri.
Sementara itu dilaporkan 1 (satu) orang pasien kasus konfirmasi positif meninggal dunia yaitu: A, Perempuan, 58 tahun, Jorong Kandang Lamo, Nagari Sarilamak, Kec. Harau, Ibu Rumah Tangga, Kasus suspek RS Adnan WD Payakumbuh. Yang bersangkutan dinyatakan positif pada tanggal 17 Oktober dan meninggal dunia tanggal 19 Oktober setelah dirawat di RS Adnan WD karena memiliki penyakit penyerta (komorbid). Proses penyelenggaraan pemakaman jenazah diselenggarakan sesuai dengan protokol Covid 19, pemakaman berlangsung dengan baik dan kondusif. Selain itu juga dilaporkan
Dengan demikian di Kabupaten Lima Puluh Kota hingga saat ini tercatat 162 (Seratus Enam Puluh Dua) kasus konfirmasi positif, dengan catatan 101 (Seratus satu) orang dinyatakan sembuh, dan 8 (delapan) orang meninggal dunia,53 (lima puluh tiga) orang diisolasi dan menajalani rawatan di berbagai tempat yang ada, baik isolasi mandiri, atau dirawat di balai karantina dan rumah sakit rujukan. ( Yus)
Editor : Berita Minang






