PADANG PANJANG - Bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi corona salah satunya ditunjukkan dengan memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Di Kota Padang Panjang, hampir 70 persen KK mendapatkan bantuan sosial tunai. Hal itu disampaikan Walikota Padang Panjang H, Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, saat dialog interaktif dengan tema "Tantangan dan Manfaat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19", di RRI Pro 2 di Kota Padang, Kamis, (1/10/2020).
Walikota Fadly Amran saat itu menjadi narasumber bersama Kepala Pos Cabang Padang Sartono dan Akademisi, Harry Efendi Iskandar, S.S, MA.
Dikatakan, kriteria penerima bantuan disesuaikan dengan kondisi akibat Covid-19 dan melihat situasi kekinian meskipun yang bersangkutan seorang pengusaha, bila terdampak akan dibantu.
Adapun untuk tiga bulan kedepan, terhitung, Oktober November dan Desember, Bantuan Langsung Tunai juga akan dikucurkan, diantaranya terdapat bantuan untuk UKM. Walikota Fadly Amran menyampaikan, seluruh OPD turut dikerahkan dalam melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPA Kota Padang Panjang Drs.Oesman Bin Noer, M. Si saat dihubungi menyampaikan, untuk tiga bulan kedepan itu, BLT akan diberikan dengan nominal Rp. 300.000,- Perbulannya. Bagi yang telah menerima bantuan UKM sebesar Rp. 2.400.000,-, tidak menerima BLT 300 ribu itu. Bantuan UKM berasal dari pusat dan Pemko Padang Panjang. (Harris/Lex)
Editor : Berita Minang






