PADANG ARO - Sejumlah pendukung calon perseorangan pemilihan kepala daerah Solok Selatan, Sumatera Barat, Jon Matias-Jufrial mempertanyakan kinerja petugas verifikasi faktual Komisi Pemulihan Umum Solsel yang bertugas membuuktikan dukungan calon perseorangan. Karena mereka mengaku tidak pernah dikunjungi kendati memberikan bukti dukungan.
"Saya di rumah membuka warung. Setiap hari ada orang di rumah, tapi tak pernah dikunjungi petugas verifikasi faktual," kata Syafrineldi (54), warga Batu Kulambai, Nagari Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, di Padang Aro, Jumat (24/7/2020).
Di keluarganya, sebutnya ada tiga orang yang memiliki hak pilih dan ketiganya memberikan bukti dukungan dan masuk dalam daftar pendukung Jon Matias-Jufrial.
"Tapi saat verifikasi kami disebut tidak memenuhi syarat," ujarnya.
Hal yang sama juga dialami oleh Syafizal (51), warga Kampung Palak, Nagari Pasir Talang Selatan. Dia juga mengaku membuka warung di rumahnya.
Hal berbeda dialami oleh Fidel Warman (47), warga Pampangan, Nagari Pasir Talang Timur. Di keluarganya tiga orang yang memberikan dukungan kepada Jon Matias-Jufrial, namun hanya dua yang memenuhi syarat.
"Istri saya dianggap tidak memenuhi syarat," ujarnya.
Dia mempertanya cara kerja petugas verifikasi bahwa di rumahnya terdapat tiga orang yang memberikan dukungan, namun tidak sekaligus diverifikasi.
"Apa salah sekaligus diverifikasi sebab sudah jelas siapa saja yang tertera di kartu keluarga. Ini bolak-balik ke rumah hanya untuk memverifikasi satu orang, jadi banyak waktu yang terbuang," ujarnya.
Editor : Berita Minang






