IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pendukung Calon Perseorangan Pertanyakan Kinerja Petugas Verifikasi KPU Solsel

Jon Matias mendengarkan beberapa warga masyarakat yang menyampaikan keluhan untuk dukungan Paslon Perseorangan Jon Matias dan Jufrial,  di Posko pemenangan JM-JF di Muaralah Labuh,  Foto Afrizal. A
Jon Matias mendengarkan beberapa warga masyarakat yang menyampaikan keluhan untuk dukungan Paslon Perseorangan Jon Matias dan Jufrial, di Posko pemenangan JM-JF di Muaralah Labuh, Foto Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Sejumlah pendukung calon perseorangan pemilihan kepala daerah Solok Selatan, Sumatera Barat, Jon Matias-Jufrial mempertanyakan kinerja petugas verifikasi faktual Komisi Pemulihan Umum Solsel yang bertugas membuuktikan dukungan calon perseorangan. Karena mereka mengaku tidak pernah dikunjungi kendati memberikan bukti dukungan.

"Saya di rumah membuka warung. Setiap hari ada orang di rumah, tapi tak pernah dikunjungi petugas verifikasi faktual," kata Syafrineldi (54), warga Batu Kulambai, Nagari Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, di Padang Aro, Jumat (24/7/2020).

Di keluarganya, sebutnya ada tiga orang yang memiliki hak pilih dan ketiganya memberikan bukti dukungan dan masuk dalam daftar pendukung Jon Matias-Jufrial.

"Tapi saat verifikasi kami disebut tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Hal yang sama juga dialami oleh Syafizal (51), warga Kampung Palak, Nagari Pasir Talang Selatan. Dia juga mengaku membuka warung di rumahnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Syafrizal juga mengaku di keluarganya terdapat tiga orang yang memiliki hak pilih, yakni istrinya Metro Yunita dan anaknya Wiwik Kumalasari. "Ketiganya memberikan dukungan," ujarnya.

Hal berbeda dialami oleh Fidel Warman (47), warga Pampangan, Nagari Pasir Talang Timur. Di keluarganya tiga orang yang memberikan dukungan kepada Jon Matias-Jufrial, namun hanya dua yang memenuhi syarat.

"Istri saya dianggap tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Dia mempertanya cara kerja petugas verifikasi bahwa di rumahnya terdapat tiga orang yang memberikan dukungan, namun tidak sekaligus diverifikasi.

"Apa salah sekaligus diverifikasi sebab sudah jelas siapa saja yang tertera di kartu keluarga. Ini bolak-balik ke rumah hanya untuk memverifikasi satu orang, jadi banyak waktu yang terbuang," ujarnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH