PADANG ARO - Ketua Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat, Syaiful berharap akan lebih banyak lagi perusahaan di Sumatera Barat yang mengikuti jejak PT Supreme Energy Muaralabuh yang berpartisipasi aktif dalam memajukan olahraga di Sumatera Barat.
"Ini merupakan berkah bagi Kabupaten Solok Selatan khususnya dan dunia olahraga Sumbar pada umumnya, kita berharap akan ada lebih banyak lagi perusahaan yang berpartisipasi memajukan olah raga di Sumbar," ujarnya pada saat mengunjungi Stadion Gelora Energy yang dibangun oleh perusahaan swasta PT. Supreme Energy Muaralabuh (SEML) di Pekonina, Solok Selatan usai melantik Pengurus KONI Solsel, Senin (20/7/202)
Syaiful juga mengapresiaai Pengurus Koni yang mampu menjalin kerjasama dengan Pemerintah, pihak Perusahaan dan pihak swasta lainnya dengan baik.
Hal ini dibuktikan banyaknya fasiltas olahraga yang dibangun, diantara stadion Gelora Ebergy di Pekonina, berbagai fasilitas lainnya dilingkungan perusahaan yang ada di kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu.
Sedangkan Anggota DPRD Sumatera Barat, Mario Syahjohan yang turut serta berkunjung saat itu mengaminkan harapan Ketua Koni Sumbar itu. Ia juga berusaha untuk mendorong perusahaan-perusahaan yang ada di Sumatera Barat untuk lebih aktif mendukung dunia olah raga.
Terkait dengan fasilitas Gelora Energy yang cukup megah di bangun oleh PT. SEML, menurut Mario hal ini harus di iringi oleh pihak Pemerintah untuk menganggarkan dana perawatan.
Artinya apa saja bentuk bangunan yang dilakukan, hendaknya harus di iringi dengan perencanaan anggaran perawatan oleh Pemerintah. Termasuk untuk anggaran perawatan yang akan dilakukan pasca akan diserahkannya fasilitas stadion Gelora Energy oleh pihak PT. SEML pada Penerintah Solok Selatan, " terang politisi Gerindra itu.
Hal ini penting kata Mario, karena yang memperjuangkan untuk di bangunnya kembali lapangan bola itu peran wartawan sangat tinggi mendesak pimpinan perusahaan PT. SEML.
Pasalnya lapangan bola yang ada sebelumnya di Pekonina terkena dampak pembangunan oleh perusahaan panas bumi tersebut. Maka dari itu, tinggal kita (Pemerintah Daerah-red) menyiapkan lagi biaya perawatanya," ungkap Mario.
Editor : Berita Minang






