"Sosialisasi protokol kesehatan juga telah disampaikan kepada seluruh tenaga pendidik dan orangtua siswa," tambahnya.
Disebutkan, pihaknya siap untuk mendatangkan anak didik pada 12 Juli mendatang ke asrama, namun secara bertahap dengan jarak masing-masing tingkat selama dua minggu," tambahnya lagi.
Tahap awal yang didatangkan, sebutnya, adalah siswa baru, lalu dilanjutkan dengan siswa kelas XII dan kelas XI sebagai penutup.
Lebih lanjut dikatakan, peserta didik baru, sampai hari ini jumlah pendaftar sudah 186 orang, yang sudah mendaftar ulang 106 orang.
Pihak sekolah tak lupa memberikan angket kepada orang tua, apakah anaknya siap didatangkan sesuai jadwal atau menunggu hingga suasana lebih aman.
Jika orang tua masih khawatir, anaknya untuk datang ke sekolah, maka pihak sekolah memberikan modul pembelajaran di rumah.
Terakhir, pihaknya mengaku tidak ada paksaan dalam jadwal pelaksanaan belajar mengajar. "Jika memilih tatap muka siswa diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dan jika masih ragu siswa diberikan modul untuk belajar dirumah," pungkasnya. (RelKom/FA/Hrs/ci)
Editor : Berita Minang






