Selanjutnya, besok (Kamis), pihaknya juga akan merumuskan secara detail terkait sekolah di masa tatanan baru tersebut, dengan mengikutsertakan pengawas, MKKS, PGRI, dan unsur lainnya
"Diperkirakan ada 15 orang yang akan mengikuti rapat tersebut. Tidak boleh banyak juga, karena masih masa PSBB. Termasuk juga kita akan undang dari pihak SLTA yang kewenangannya ada di propinsi," ungkapnya
Ia juga menyampaikan bahwa sekolah harus dipastikan memiliki berbagai hal terkait protokol pencegahan covid serta menggencarkan sosialisasi. Seperti halnya penyediaan air dan sabun untuk cuci tangan dan juga himbauan kewajiban pemakaian masker di sekolah, menjaga jarak, dan sebagainya
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Termasuk kita sedang merancang usulan kepada tim gugus tugas kabupaten, agar sekolah-sekolah dapat juga diberikan alat pengukur suhu badan," ucapnya. Juprianto/AA
Editor : Berita Minang







