PADANG ARO - Persiapan memasuki tatanan baru atau New Normal menghadapi pandemi Covid-19 juga disikapi oleh Dinas Pendidikan Kab. Solok Selatan. Beberapa persiapan terus dirampungkan sebagai strategi dalam menghadapinya, khususnya terkait sektor pendidikan.
Untuk mempersiapkan itu, pada Senin besok, 8 Juni 2020, seluruh tenaga pengajar dan jajaran lain di dinas pendidikan diinstruksikan untuk kembali masuk kerja. Para guru diminta untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait kesiapan sekolah dalam menghadapi beberapa skenario yang nantinya diterapkan di sekolah
"Tentu harus ada persiapan-persiapan yang dilakukan di sekolah masing-masing. Untuk itu, Senin besok seluruh tenaga pengajar dan juga jajaran Dinas Pendidikan kita minta untuk mulai menyiapkan segala sesuatunya," terang Kadis Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Novrizon di Padang Aro, Rabu 3/6.
Beberapa skenario menurut Novirizon juga tengah dirumuskan. Diantaranya bagaimana jam sekolah yang jelas akan berkurang dibanding hari biasanya. Termasuk perbedaan jam masuk dan jam keluar siswa.
"Bisa jadi nanti siswa di sekolah hanya selama 2 jam. Seperti SLTP misalnya, kelas VII masuk jam 7.30 pagi, kelas VIII masuk jam 8, serta kelas IX masuk jam 8.30. Pulangnya juga di jam yang berbeda. Serta tidak ada waktu istirahat. Pulang sekolah, anak langsung pulang," ujarnya mencontohkan
Atau bisa juga beberapa sekolah lainnya diterapkan melakui pembelajaran daring (dalam jaringan). Semuanya menurut Kadis akan dipelajari
Jadwal masuk sekolah sendiri, menurut Novrizon kemungkinan dilaksanakan pada Tanggal 13 Juli mendatang, seiring dengan awal semester pada tahun ini. Namun untuk kepastian jadwal masuk sekolah ini, masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat
Pada awal sekolah, diwajib melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya lokakarya dengan menghadirkan narasumber dg materi "new normal". Kemudian simulasi new normal di sekolah masing2 yang diawali dengan launching simulasi new normal di setiap kecamatan.
"Semua kegiatan tersebut tetap berpedoman kepada standar protokol pencegahan Covid," terangnya
Editor : Berita Minang






