IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Begini Kronologi Satu Keluarga PDP Solsel Yang Dinyatakan Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solsel. Ist
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solsel. Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Terkait dengan terkonfirmasinya tiga orang warga Nagari Pakan Rabaa Tengah Kecamatan KPGD positi covid-19 dari hasil swab yang diperiksa laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang, pada 6 Mai 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kab. Solok Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, serta jangan terlalu panik.

"Kita meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan terus menerapkan protokol covid - 19, serta taat atas diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan jangan pula panik dengan terkonfirmasinya 3 orang warga Solsel, Covid - 19, " kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solsel, H. Novirman,didampingi Kabag Humas Solsel, Firdaus Dirman, Rabu (6/5/2020).

Saat ini pihaknya tengah melakukan tracking (penelusuran), terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan tiga (3) orang yang positif covid, apalagi salah seorang dengan inisial YT (55 thn) berprofesi sebagai guru.

Sudah barang dirinya telah melakukan kontak dengan berbagai pihak dalam kegiatan. Atau melakukan urusan kedinasan ke Disdik Pora Solsel atau ke UPTW Pendidikan KPGD dan berbagai masyarakat lainnya.

Lebih lanjut dijelaskan Novirman, YT bersama Ibu dan anaknya yang terkonfirmasi Covid itu, telah melakukan perjalanan dari Padang pada tanggal 18 April dengan tidak ada mampir dimanapun.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Namun pada tanggal 19 April 2020 , YT pergi ke Puskesmas Pakan Rabaa untuk berobat dengan keluhan batuk dan demam. Setelah diberi obat, lansung pulang. Akibat keluhan masih ada, pada tanggal 25/4, ibu guru YT ini kembali berobat ke IGD RSUD Solsel.

Di RSUD ini dilakukan pemeriksaan lebih inten termasuk pemeriksaan labor, hasilnya dinyatakan YT sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Karena sakitnya dianggap ringan, dan pasien disuruh pulang, " kata Novirman

Pada hari itu juga oleh petugas medis yang bertanggung jawab melakukan pengawasan melakukan Rapid Test terhadap YT, dan hasilnya negatif," tambah Novirman yang juga Kadis Kesehatan Solsel itu.

Kemudian pada tangg 26 April, suami YT, DA datang ke Puskesmas untuk meminta tambahan obat batuk untuk YT. Kemudian padan tanggal 30/4, diperiksa swab YT bersamaan dengan dua keluarganya.

Kemudiaan bersamaan dengan pelaksanaan pool test yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solsel, pengambilan Swabnya (YT-red), bersamaan dengan yang lainnya yang berjumlah sebanyak 109 orang dikirmlah ke Padang, " terang Novirman.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH