Dekan FKM Unand ini sepertinya sependapat, bahwa pelaksanaan PSBB di Sumbar belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Masyarakat, apakah itu di pasar di Mall, dalam angkot dan tempat belanja lainnya, masih kelihatan belum menjaga jarak pisik dan sosial. Petugaspun tidak kelihatan pada tempat tersebut.
Tentu kita tidak menuduh petugas lemah. Mungkin ada faktor lain yang membuat Ia belum maksimal bekerja. Bisa insentif tidak ada atau tidak seimbang dengan beban tugas.
Defriman tidak tahu persis sistem kerja Tim Gugus Tugas Covid 19, karena Ia tidak terlibat di dalamnya, baik untuk tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten. Tim yang Ia ketua ini, sifatnya membantu sebagai yang diminta Gubernur Sumbar.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Soal PSBB dihentikan atau lanjut adalah sebuah kebijakan pemerintah. Tapi yang jelas. bagaimana kita terus dan berkesinambungan mempromosikan/sosialisasikan apa makna yang terkandung dalam PSBB itu," ujarnya. MR
Editor :







