Menurutnya, ada potensi sekitar 230 orang tambahan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang bisa digarapnya bekerjasama dengan sebuah korporasi yangb bergerak dibidang industri konveksi. Selain itu, jika memungkinkan dengan KPU kerjasamas juga bisa dilakukan, sebab semua desa penyelenggara Pemilu disebut PPS.
"Yang paling potensial saat ini ada sekitar 230 penjahit yang telah dilatih oleh Desa untuk diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, bekerjasama dengan sebuah korporasi atau perusahaan yang bergerak dibidang industri konveksi di Batam," kata Edi.
Jonggi Panjaitan, Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Solok menambahkan, Kades EDi Narwin Daulay meropakan perpanjangan dari Cabang Solok sebagai Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).







