"Saat ini sudah panen sekitar 7 ton dari 34 ha yang terhampar di hamparan sawah ini, Insya Allah produksinya 4,5 sampai 5 ton per hektarnya," ucap Yulius yang memiliki anggota kelompok 74 orang yang mayoritas petani penggarap.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Yulius berharap panen kelompoknya dapat mendukung ketersediaan pangan di Tanah Datar terutama kondisi pandemi Covid-19 ini.Baca juga: Wako Padang Panjang Apresiasi SISSCa 2026 dan Dorong Songket Silungkang Tembus Pasar Global
"Selain untuk pasokan lokal, beras di sini juga diminati dari luar daerah terutama Provinsi Riau," tutupnya. (Humas/AP)
Editor : Berita Minang






