IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Waspada Corona, Begina Tips Cara Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah

Pastikan menggunakan sarung tangan saat menyemprotkan cairan disinfektan. foto sehatq.com
Pastikan menggunakan sarung tangan saat menyemprotkan cairan disinfektan. foto sehatq.com
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Ada berbagai cara yang dapat dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona baru atau COVID-19 yang kini tengah mewabah di Indonesia. Misalnya, dengan menjaga daya tahan tubuh serta kebersihan diri dan lingkungan.

Selain mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, ternyata penggunaan disinfektan juga diperlukan. Hal ini bertujuan untuk membunuh berbagai jenis virus dan bakteri di sekitar kita, termasuk coronavirus.

Namun, daripada terburu-buru membeli ke supermarket, tak ada salahnya untuk membuat disinfektan sendiri di rumah. Lantas, bagaimana cara membuat disinfektan yang aman dan mudah? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu disinfektan?

Disinfektan adalah cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hidrogen peroksida, creosote, atau alkohol yang bertujuan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Disinfektan biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda yang paling sering disentuh orang banyak. Contohnya, gagang pintu, meja, kursi, keran wastafel, lemari, dan lain-lain.

Disinfektan juga mengandung konsentrasi biosida yang tinggi. Maka dari itu, disinfektan lebih efektif dalam mencegah timbulnya bakteri dan mikroorganisme pada permukaan benda mati apa pun, yang menjadi perantara paparan infeksi virus atau bakteri berbahaya bila dihirup atau disentuh manusia.

Cara membuat disinfektan sendiri di rumah

Untuk membuat disinfektan sendiri di rumah, sebenarnya Anda bisa membeli bahan disinfektan utama yang merupakan produk pembersih rumah tangga. Jenis disinfektan yang direkomendasikan adalah cairan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit atau cairan pembersih karbol yang mengandung benzalkonium klorida. Kedua produk rumah tangga tersebut dianggap ampuh dalam membunuh bakteri dan mikroorganisme spektrum luas.

Namun, sebelum menggunakannya, perlu diketahui bahwa cairan pemutih bersifat kaustik, artinya dapat menimbulkan iritasi dan kerusakan pada kulit. Selain itu, penggunaan cairan pemutih yang salah juga dapat menimbulkan uap yang berisiko mematikan.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH