Kepala Bapedalitbang Pessel, Yozki Wandri menjelaskan bahwa kegiatan yang diikuti oleh camat, para walinagari dan instransi terkait lainya itu bertujuan untuk mensosialisasilan program RIF/NSLIC-NSELRED.
"Sosialisasi ini fokus membahas program dan kegiatan proyek inivasi RIF di Kawasaan Perdesaan berbasis industri pariwisata di Kecamatan Koto XI Tarusan. Serta juga membangun koordinasi dan penyamaan persepsi dengan para pemangku pengambil kebijakan tentang pentingnya program inovasi dari program RIF dalam melakukan inovasi Produk Unggulan Daerah (PUD)," ujarnya.
Dia berharap melalui kegiatan itu program RIF II tersosialisasi kepada masyarakat dan berbagai pihak terkait lainya, agar program tersebut bisa berjalan sukses di Pessel.
"Ini dilakukan melalui usulan inovasi daerah bertema "Inovasi Pengembangan Produk Unggulan Daerah Dalam Rangka Mendukung Pariwisata di Kawasan Mandeh". Program hibah ini merupakan bagian dari Proyek NSLIC/NSELRED, sebagai bentuk kemitraan Pemerintahan Indonesia melalui Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS dengan Pemerintahan Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC)," katanya.
(RND/MR) Editor :






