Aplikasi Papago untuk Akses Layanan Kota Padang Panjang yang Mudah dan Praktis

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Beragam layanan dan informasi Kota Padang Panjang kini bisa diakses melalui satu aplikasi bernama Papago (Padang Panjang Go) yang dihadirkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kepala Dinas Kominfo Padang Panjang, Harry Rizka Perdana, Selasa (27/10/2026) mengatakan, Papago hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, mengakses berbagai kebutuhan informasi dan layanan Pemerintah.

Dikatakannya, melalui aplikasi ini, warga tidak perlu lagi mencari satu per satu portal layanan yang selama ini memiliki alamat berbeda. “Papago kami hadirkan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi dan mengakses layanan kota melalui satu aplikasi. Harapannya, aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat sesuai kebutuhan,” ujarnya,

Papago digagas Frisdiandi Septatama, Pranata Komputer Terampil Diskominfo, bersama tim pengembang. Aplikasi ini dikembangkan karena sebelumnya berbagai layanan Pemerintah Kota tersebar di lebih dari 20 sistem dan portal, seperti e-Office, SIMAK, TPP, SKM, dan e-Sakip.

Papago menjadi satu pintu akses untuk menemukan layanan tersebut tanpa mengganti sistem yang telah digunakan masing-masing perangkat daerah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Melalui Papago, pengguna dapat menemukan lebih dari 30 layanan dan nomor darurat, termasuk Ambulans 119, Polisi 110, serta Pemadam Kebakaran 113. Tersedia pula informasi harga pangan, lowongan kerja, cuaca, jadwal salat, berita, kalender kegiatan, informasi wisata dan kuliner lokal. Masyarakat juga bisa mengakses peta kota dengan 31 lapisan informasi spasial serta melihat CCTV di kawasan Simpang Pasar dan Simpang 8.

Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan warga adalah Lapor Warga. Fitur ini memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan dengan menyertakan foto, titik lokasi, dan keterangan persoalan. Setiap laporan mendapatkan nomor dan dapat dipantau perkembangannya melalui empat tahapan, yakni Masuk, Diproses, Koordinasi, dan Selesai.

Hingga Oktober 2026, tercatat 54 laporan masuk melalui fitur tersebut. Sebanyak 47 laporan atau sekitar 87 persen telah selesai ditangani, enam laporan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan satu laporan masih menunggu. Rekap laporan juga dapat diakses masyarakat melalui lapor.padangpanjang.go.id.

Frisdiandi menjelaskan, Papago dibangun menggunakan teknologi Flutter dalam waktu sekitar lima bulan sejak Maret 2026. Pengembangannya dilakukan melalui pengumpulan kebutuhan, pembuatan purwarupa, evaluasi bersama pimpinan OPD, hingga sosialisasi kepada perangkat daerah.

Aplikasi ini tersedia di Google Play sejak 4 Agustus 2026 dan diluncurkan kepada masyarakat pada 17 Agustus 2026.

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH