Lomba Mewarnai: 40 Anak TK Meriahkan Hari Kedua Festival Literasi Padang Panjang

Suasana Lomba Mewarnai dalam rangkaian hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
Suasana Lomba Mewarnai dalam rangkaian hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Sebanyak 40 anak taman kanak-kanak (TK) se-Kota Padang Panjang mengikuti Lomba Mewarnai dalam rangkaian hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenalkan literasi kepada anak sejak usia dini melalui aktivitas yang menyenangkan dan kreatif.

Lomba dibuka oleh Bunda Literasi Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis. Dalam sambutannya, ia mengatakan, pengenalan literasi tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan membaca dan menulis, tetapi juga dapat dimulai dari aktivitas yang merangsang kreativitas anak.

“Literasi tidak harus dimulai dari kegiatan yang rumit. Dari mewarnai, anak belajar mengenal bentuk dan warna, melatih ketelitian, dan mengungkapkan imajinasinya. Inilah awal yang baik untuk menumbuhkan kecintaan mereka pada buku dan proses belajar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan dapat membantu anak membangun kebiasaan positif dalam belajar. Karena itu, dukungan orang tua dan guru diperlukan agar anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengembangkan potensi dirinya.

Dirinya juga mengingatkan peserta agar mengikuti perlombaan dengan gembira dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga. “Kami berharap anak-anak mengikuti lomba ini dengan gembira. Menang atau tidak bukan yang utama. Yang terpenting, mereka berani tampil, senang berkarya, dan mendapat pengalaman baru di festival ini,” katanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Setelah pembukaan, para peserta mulai mewarnai gambar yang disediakan panitia. Dengan menggunakan krayon dan pensil warna, mereka menuangkan kreativitas masing-masing di atas kertas, didampingi guru dan orang tua. Suasana perlombaan berlangsung tertib dengan antusiasme peserta yang terlihat sepanjang kegiatan.

Juri lomba, Jeki Aprisela H. menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek, yakni harmonisasi warna, keterampilan motorik, serta penyelesaian dan kerapian hasil karya.

“Ada tiga aspek yang kami nilai. Pertama harmonisasi, yaitu keserasian warna yang dihasilkan anak. Kedua motorik, yang melihat ketelitian dan kecermatan anak saat mewarnai. Ketiga finishing, yaitu kerapian dan keselesaian hasil mewarnai. Ketiganya kami lihat bersama agar penilaian benar-benar adil bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, juara I diraih TK RA Al-Qur’an dengan nilai 94, disusul TK Jihad sebagai juara II dengan nilai 92. Sementara itu, TK RA Al-Qur’an kembali meraih Juara III dengan nilai 90.

Lomba mewarnai ini menjadi salah satu agenda Festival Literasi IV yang menyasar anak usia dini. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan minat belajar, kreativitas, dan kecintaan terhadap literasi dapat tumbuh sejak dini di kalangan generasi muda Padang Panjang. (mg/irma/aulia/iman/lex)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH