Selain itu, masyarakat juga diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama balita dan lansia serta kelompok rentan perlu mendapat perhatian lebih.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli Andrian, apabila ada masarakat mengalami gejala gangguan pernapasan yang memburuk,diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," Himbaunya.
Lebih lanjut Ramli mengungkapkan data perkembangan kasus penyakit ISPA di Bukittinggi pada Juli 2026, rata-rata kasus ISPA tercatat hanya 46 kasus per hari. Angka tersebut meningkat menjadi 74 kasus per hari pada Agustus dan 92 kasus per hari pada September 2026.
Dikatakannya, angka tersebut masih berada di atas kondisi normal. Dalam keadaan normal, jumlah kasus ISPA di Bukittinggi biasanya tidak melebihi 70 kasus per hari.
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta





