Menurut wawako, semangat pantang menyerah di setiap arena tanding mencerminkan karakter masyarakat Bukittinggi yang gigih, sekaligus menjunjung tinggi prinsip fair play dan persaudaraan antar-daerah.
"Capaian impresif ini, tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan momentum kebangkitan dan tonggak sejarah baru bagi pembinaan prestasi olahraga secara berkelanjutan di Kota Bukittinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna memberikan ruang, pembinaan, serta apresiasi terbaik bagi para atlet agar mampu melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional," ungkap Wawako Ibnu Asis.
Tahun 2018 lalu, Bukittinggi berhasil mendapatkan 72 medali emas, 86, perak dan 84 perunggu. Pada Porprov XVI tahun 2026 ini, Bukittinggi berhasil meraih 77 medali emas, 64 medali perak dan 82 medali perunggu, dengan total keseluruhan 223 medali.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemua dan Olahraga Bukittinggi, Hendra Eka Putra, bersama Ketua KONI Bukittinggi, Hendra Hendarmin, juga memberikan apresiasi pada seluruh atlet, pelatih dan kontingen. Hasil yang diberikan saat ini, menjadi bukti semakin baiknya pembinaan yang dilakukan di setiap cabor.
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta





